Kenangan Tak Terlupakan Pendeta Selama Pimpin Gereja di Kalijodo

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 21 Februari 2016 | 16:36 WIB
Kenangan Tak Terlupakan Pendeta Selama Pimpin Gereja di Kalijodo
Pendeta Gereja Bethel Indonesia Timotius Sutomo di Kalijodo [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pendeta Timotius Sutomo punya banyak kenangan selama memimpin Gereja Bethel Indonesia di Kalijodo, Jalan Kepanduan II, RT 3, RW 5, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Puji Tuhan ya, gereja ini sudah begitu lama. Kami juga sudah mengalami kesulitan bersama warga," kata Pendeta Timo usai menggelar kebaktian di Gereja Bethel Indonesia, Minggu (21/2/2016).

Salah satu kenangan yang tidak bisa dilupakan Pendeta Timo ialah ketika terjadi kebakaran di pemukiman sekitar gereja. Sudah dua kali, kata Pendeta Timo, gereja ini diselamatkan warga dari amukan si jago merah.

"Pernah kebakaran dua kali. Puji Tuhan selamatkan dari kebakaran. Yang kedua tahun 2000-an. Seluruhnya kebakar. Tapi puji Tuhan masih melindungi tempat ini. Itu juga menjadi suatu yang dikenang juga," kata dia.

Gereja dan warga selama ini hidup damai karena gereja sering melibatkan warga Kalijodo dalam menyelenggarakan kegiatan sosial.

"Ada event juga seperti pengobatan gratis. Event nasional. Acara lomba kebersamaan yang masyarakat ikuti di sini," kata dia.

Gereja Bethel Indonesia rencananya akan ditutup bersama bangunan-bangunan tempat prostitusi di Kalijodo karena lahan akan dikembalikan fungsinya menjadi ruang terbuka hijau.

Pendeta Timo berharap jemaat tetap tabah menghadapi cobaan.

"Diawal memang sedih tapi kita ingatkan harusnya bukan sedih tapi harusnya merasakan suatu syukur. Seperti hari ini temanya syukur dan bahagia," kata dia.

"Apa yang kita ingat ke belakang bersyukur dan sebetulnya keberhasilan bahwa kita sudah mengakhiri pelayanan di wilayah ini dengan baik dan masih ada episode baru yang Tuhan sediakan buat kita ke depannya," Pendeta Timo menambahkan.

Pendeta mengatakan meski gereja berdiri di antara tempat prostitusi, peribadahan tetap berjalan dan tidak terganggu.

"Mungkin kalau beroperasi malam suasana beda. Secara kebersamaan tetap ada. Kita mengajar warga dan jemaat untuk bisa menerima prosesnya masing-masing sambil menyuarakan yang positif. Agar hidup kita akan lebih baik ke depan," katanya.

Pendeta yakin setelah nanti gereja ditutup, akan ada penggantian gereja baru.

"Bahwa kita percaya kalau kita harus menutup sejarah tempat ini tapi itu bukan akhir. Kami percaya Tuhan menyediakan lebih besar," kata Pendeta Timo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalijodo Mendadak 'Diserbu' Pengepul Barang Bekas

Kalijodo Mendadak 'Diserbu' Pengepul Barang Bekas

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 16:06 WIB

Setengah Abad Nenek Ini Biasa Tidur dengan Kebisingan Kalijodo

Setengah Abad Nenek Ini Biasa Tidur dengan Kebisingan Kalijodo

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 15:10 WIB

Ini Kisah Kafe Tertua di Kalijodo

Ini Kisah Kafe Tertua di Kalijodo

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 15:02 WIB

Pemerintah Perlu Lakukan Ini Jika Tolak Prostitusi

Pemerintah Perlu Lakukan Ini Jika Tolak Prostitusi

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 13:35 WIB

Usaha Terakhir Pendeta untuk Selamatkan Gereja Kalijodo

Usaha Terakhir Pendeta untuk Selamatkan Gereja Kalijodo

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 13:21 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×