Kalijodo Dibongkar, Polisi Minta Warga Tak Melakukan Kekerasan

Madinah, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 29 Februari 2016 | 08:40 WIB
Kalijodo Dibongkar, Polisi Minta Warga Tak Melakukan Kekerasan
Proses pembongkaran Kalijodo oleh petugas, Senin (29/2/2016). [suara.com/Bowo]

Suara.com - Aparat gabungan akhirnya melakukan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas lahan hijau di kawasan Kalijodo, Senin (29/2/2016) pagi ini. Penggusuran dilakukan sejak pukul 07.00 WIB tadi.

"Dari pagi dishub, satpol pp, yang bawa Beko sudah ada lokasi. Komando pemprov lebih kurang pukul 7 mulai," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mohammad Iqbal di lokasi.

Menurut Iqbal, selama pembongkaran berlangsung masih ada segelintir warga yang memilih bertahan.

"Dari identifikasi kita mensinyalir masih ada yang bertahan tapi jumlahnya hanya puluhan. Kami terus melakukan himbauan dan penggalangan pada mereka," kata Iqbal.

Demi kelancar proses pembongkaran, Iqbal menghimbau warga yang masih berada di lokasi penggusuran agar tak melakukan perlawanan.

"Ada 2 hal yang kami sampaikan. Yang pertama, apabila mereka ngotot tetap melakukan penolakan jangan melakukan kekerasan, jangan melakukan perlawanan. Silahkan lakukan dengan upaya hukum. Monggo," kata dia.

Ditegaskan Iqbal, pihaknya tak segan-segan menindak tegas warga yang melakukan perlawanan.

"Siapapun, bukan hanya mereka, siapapun di lokasi ini yang melakukan kekerasan, yang melakukan upaya melawan hukum kita akan tindak dengan setegas-tegasnya. Tentunya tindakan tegas itu akan sesuai SOP," kata dia.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Pengacara Warga Kalijodo: Dimana KPAI dan Komnas PA?

Ini Alasan Lengkap Ridwan Kamil Tak Ingin Jadi Gubernur Jakarta

Warga Kalijodo Masih Bertahan, Ini Alasannya

Ahok 'Tantang' Ridwan Kamil Bertarung di Pilgub DKI 2017

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kata Polisi soal Penangguhan Penahanan Daeng Aziz

Ini Kata Polisi soal Penangguhan Penahanan Daeng Aziz

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 19:34 WIB

Pengacara Warga Kalijodo Minta Tolong Jusuf Kalla

Pengacara Warga Kalijodo Minta Tolong Jusuf Kalla

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 18:14 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×