59 Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan Muncul di Sumatera

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 05 Maret 2016 | 00:05 WIB
59 Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan Muncul di Sumatera
Kebakaran hutan di kawasan Tulung Selapan, Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir), Sumatera Selatan, Senin (27/07). (Antara)

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 59 titi panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera. Kebanyakan di Riau.

Satelit Modis dengan sensor Terra Aqua memantau Riau mempunyai 45 hotspot, Aceh 3, Bengkulu 1, Sumatera Barat 3, Sumatera Selatan 1, dan Sumatera Utara 6. Ini terpantau, Jumat (4/3/2016). Jumlah hotspot di Riau mulai meningkat seiring dengan cuaca yang makin kering.

Lebih detil lagi, sebanyak 45 hotspot di Riau tersebar di Kabupaten Bengkalis 21, Meranti 1, Dumai 5, Pelalawan 2, Siak 14, Indragiri Hulu 1, dan Indragiri Hilir 1. Lokasi kebakaran hutan dan lahan sesungguhnya di daerah langganan yang hampir setiap tahun berulang.

"Sebelumnya pada Kamis, di Riau juga terdeteksi 52 hotspot kebakaran hutan dan lahan yaitu di Bengkalis 37, Siak 10, Meranti 4, dan Rokan Hilir 1. Daerah yang terbakar adalah kebun masyarakat, semak belukar, dan konsesi milik perusahaan.

Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan perusahaan yang kebunnya terbakar," kata
Kepala Pusat Data Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataannya, Jumat malam.

Sutopo menjelaskan Bupati Bengkalis dan Meranti telah menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayahnya. Sehingga akan lebih mudah dalam melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

BPBD Bengkalis terlah memadamkan 10 lokasi karhutla di Kecamatan Bukit Batu, Siak, Rupat, dan Pinggir. Kebakaran di Meranti terdapat di Desa Mekarsari Kec Merbau seluas 45 hektar berupa kebun karet masyarakat dan belukar. Saat ini masih terbakar dan asap cukup tebal.

Kebakaran juga melanda di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil di Desa Bukit Kerikil Kec Bukit Batu Tikor Kab Siak seluas 50 hektar. Api berasal dari luar kawasan hutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perusahaan Terdakwa Kebakaran Hutan Diijinkan Lagi Beroperasi

Perusahaan Terdakwa Kebakaran Hutan Diijinkan Lagi Beroperasi

Bisnis | Selasa, 09 Februari 2016 | 13:18 WIB

BMKG Minta Waspadai Muncul Titik Kebakaran Hutan di Febuari 2016

BMKG Minta Waspadai Muncul Titik Kebakaran Hutan di Febuari 2016

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 02:03 WIB

Rakornas Kebakaran Hutan

Rakornas Kebakaran Hutan

Foto | Selasa, 19 Januari 2016 | 08:52 WIB

HGU Lahan Terbakar Milik Perusahaan akan Dicabut

HGU Lahan Terbakar Milik Perusahaan akan Dicabut

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 02:21 WIB

Kebakaran Hutan Masih Terjadi di Ambon

Kebakaran Hutan Masih Terjadi di Ambon

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 04:04 WIB

Pohon Antiapi Ini Ditanam untuk Cegah Kebakaran di Hutan Merapi

Pohon Antiapi Ini Ditanam untuk Cegah Kebakaran di Hutan Merapi

News | Senin, 11 Januari 2016 | 22:35 WIB

Hakim PN Palembang Dilaporkan ke KY

Hakim PN Palembang Dilaporkan ke KY

Foto | Jum'at, 08 Januari 2016 | 13:31 WIB

Wapres Rapat Lanjutan Restorasi Gambut

Wapres Rapat Lanjutan Restorasi Gambut

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 10:13 WIB

KY Belum Niat Periksa Parlas Nababan, Pembebas Pembakar Hutan

KY Belum Niat Periksa Parlas Nababan, Pembebas Pembakar Hutan

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 16:28 WIB

Situs PN Palembang Diretas Gara-gara Putusan Kontroversial?

Situs PN Palembang Diretas Gara-gara Putusan Kontroversial?

News | Minggu, 03 Januari 2016 | 22:49 WIB

Terkini

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:11 WIB

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:06 WIB

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×