Australia Jajak Pendapat Pernikahan Sesama Jenis Tahun Ini

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 07 Maret 2016 | 05:41 WIB
Australia Jajak Pendapat Pernikahan Sesama Jenis Tahun Ini
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Australia kan melakukan plebisit atau jajak pendapat untuk memintai persetujuan rakyat soal undang-undang pernikahan sesama jenis. Ini menjadi janji Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull saat berkampanye.

Turnbull berjanji melakukan jajak pendapat paling lambat akhir tahun kemarin, namun rupanya molor. Pemerinta mengulur persetujuan jajak pendapat tahun ini.

"Kami akan melakukan plebisit sebelum akhir tahun ini," kata Juru Bicara Trunbull, Brandis kepada Sky News, Minggu (6/3/2016).

Sebelumnya, Australia dikritik oleh kelompok hak asasi manusia internasional atas kelambatan untuk bertindak atas pernikahan sesama jenis. Beberapa negara, termasuk Kanada, Inggris, Amerika Serikat, Prancis, Selandia Baru, Irlandia dan Afrika Selatan, telah mengubah undang-undang pernikahan mereka untuk mengakui kelompok homoseksual.

Namun tuduhan itu ditepis Turnbull dengan menghadiri Parade Gay Mardi Gras di Sydney. Dia perdana menteri Australia pertama yang hadir dalam parade itu.

"Saya sangat bangga menjadi PM pertama yang hadir," begitu kata Turnbull dalam kicauannya di Twitter dengan memasang foto bersama istrinya. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rhoma Minta LGBT Mau Disembuhkan Sebelum Dihukum Tentara Allah

Rhoma Minta LGBT Mau Disembuhkan Sebelum Dihukum Tentara Allah

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 19:06 WIB

Pemuda Masjid Indonesia Kampanye Tolak LGBT di Car Free Day

Pemuda Masjid Indonesia Kampanye Tolak LGBT di Car Free Day

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 13:31 WIB

Pemuda Masjid Indonesia Kampanye Tolak LGBT di Car Free Day

Pemuda Masjid Indonesia Kampanye Tolak LGBT di Car Free Day

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 13:31 WIB

Studi: Remaja Lesbian Lebih Tinggi Risiko Seksnya

Studi: Remaja Lesbian Lebih Tinggi Risiko Seksnya

Lifestyle | Kamis, 03 Maret 2016 | 12:59 WIB

Komnas Perempuan: Larangan KPI Langgar Hak Kebebasan Berekspresi

Komnas Perempuan: Larangan KPI Langgar Hak Kebebasan Berekspresi

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 15:18 WIB

Larangan Lelaki Feminin di TV Dinilai Sebuah Penghinaan

Larangan Lelaki Feminin di TV Dinilai Sebuah Penghinaan

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 13:32 WIB

Larang Siaran Lelaki "Melambai" di TV, KPI Ciptakan Pengangguran

Larang Siaran Lelaki "Melambai" di TV, KPI Ciptakan Pengangguran

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 20:23 WIB

Surat Edaran KPI Berpotensi Mematikan Keberagaman di Indonesia

Surat Edaran KPI Berpotensi Mematikan Keberagaman di Indonesia

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 18:51 WIB

Larang Tayangan Lelaki "Melambai" di TV, Anggota KPI Disemprot

Larang Tayangan Lelaki "Melambai" di TV, Anggota KPI Disemprot

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 16:12 WIB

GIB Dukung KPI Tolak Tayangan Kebanci-Bancian

GIB Dukung KPI Tolak Tayangan Kebanci-Bancian

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 15:40 WIB

Terkini

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:01 WIB

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:40 WIB

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:06 WIB

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:52 WIB

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:38 WIB

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:24 WIB

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:16 WIB