Sebagian Warga Ibu Kota Tak Yakin Rio Haryanto Bisa Tampil Bagus

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 20 Maret 2016 | 13:54 WIB
Sebagian Warga Ibu Kota Tak Yakin Rio Haryanto Bisa Tampil Bagus
Pebalap Manor, Rio Haryanto mengikuti sesi latihan pertama jelang Formula 1 GP Australia, Albert Park, Melbourne, Jumat (18/3). [manorracing.photo]

Suara.com - Tak semua masyarakat Ibu Kota Jakarta optimistis pebalap asal Indonesia Rio Haryanto mampu menorehkan prestasi gemilang di ajang Formula 1 di Sirkuit Melbourne Grand Prix, Albert Park, Australia.

Di antaranya warga yang meragukan Rio adalah karyawan swasta bernama Marsell. Dia mengataka itu saat ditemui di acara launching R10 Rio Haryanto untuk Merah-Putih di depan fX Sudirman, Senayan, Jakarta, Minggu (20/3/2016).

Ia pesimistis Rio Haryanto bisa memenangi balapan kelas internasional tersebut. Soalnya, kata dia, yang dihadapi Rio merupakan pebalap-pebalap yang memiliki banyak jam terbang.

"Kalau Rio kan pemain baru, saya pesimis kalau dia bisa menang. Saingannya lebih bagus-bagus dan pemain tetap lagi. Apalagi kemarin sempat ada insiden kecelakaan juga kan. Tapi ya lihat saja nanti bagaimana," kata Marsell.

Satu lagi yang membuat Marsell kurang sreg ialah pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menggalang dana buat mendukung Rio.

"Tapi saya kurang sreg dengan penggalangan dana ini. Saya lebih suka buat bangun sekolah," katanya.

Kendati demikian, Marsell tetap mendukung Rio karena dia telah membawa nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Marsell hanya kurang setuju dengan cara pemerintah yang menurutnya berlebihan untuk mendukung Rio.

"Saya dukung sih dukung. Namanya bakat dan prestasi harus didukung. Tapi terlalu berlebihan. Banyak juga kok orang berbakat di Indonesia yang belum dapat dukungan pemerintah. Mereka malah banting tulang putar otak sendiri biar sukses, kalau sukses baru pemerintah liat deh," katanya.

Rio dijadwalkan bertanding dalam ajang F1 hari ini. Balapan sempat dimulai, tetapi terjadi insiden pebalap lain. Ketika balapan berikutnya dimulai, Rio tak ikut karena ada masalah teknis pada kendaraannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Pilih Kasih, Galang Dana Buat Rio, Tapi Rakyat Susah

Pemerintah Pilih Kasih, Galang Dana Buat Rio, Tapi Rakyat Susah

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 13:41 WIB

Rupa-rupa Cara Dukung Rio, Kumpulkan Donasi sampai Bikin Video

Rupa-rupa Cara Dukung Rio, Kumpulkan Donasi sampai Bikin Video

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 13:08 WIB

Warga Ibu Kota Bangga Bisa Ikut Tanda Tangan Dukung Rio Haryanto

Warga Ibu Kota Bangga Bisa Ikut Tanda Tangan Dukung Rio Haryanto

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 12:52 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×