Anggota DPR Setuju Pemerintah Protes "Coast Guard" Tiongkok

Tomi Tresnady

Selasa, 22 Maret 2016 | 03:30 WIB
Anggota DPR Setuju Pemerintah Protes "Coast Guard" Tiongkok
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau peledakan Kapal MV Viking buronan Interpol Norwegia di wilayah Perairan Tanjung Batumandi, Pangandaran, Jawa Barat, Senin (14/3). [Antara]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mendukung langkah pemerintah memprotes aksi penjaga pantai (coast guard) Tiongkok yang menghalangi upaya petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan saat hendak mengamankan KM Kway Fey 10078 di perairan Natuna.

"Tentu Kami mendukung langkah pemerintah dalam memberantas 'illegal fishing'. Bahkan, kami juga meminta pemerintah untuk melayangkan nota keberatan terhadap pemerintah Tiongkok," kata Herman Khaeron saat kunjungan kerja Komisi IV DPR RI yang membidangi maritim, pertanian, pangan dan kehutanan ke NTB, Senin (21/3/2016).

Ia menuturkan, apa yang dilakukan "coast guard" Tiongkok di wilayah perairan Natuna merupakan bentuk pelanggaran terhadap upaya hukum oleh aparat berwenang Indonesia.

"Sikap proteksi dari 'coast guard' Tiongkok ini sudah melanggar kedaulatan Indonesia. Ini harus disikapi dengan keberatan pemerintah. Kita tahu dalam pemeberantasan 'illegal fishing' pasti ada perlawanan, sehingga kita juga harus mempersiapkan diri," katanya. (Antara)

Menurut dia, pemerintah Indonesia harusnya secepatnya memproteksi sumber daya alam yang dimiliki sehingga tidak bisa dicuri negara lain. Salah satunya melalui penambahan armada kapal perang di perairan Natuna, sehingga upaya "illegal fishing" oleh nelayan dari negara lain bisa dicegah.

"Dalam upaya ini perlu ada penambahan armada laut untuk bisa menjaga perairan natuna dari 'illegal fishing', kewaspadaan itu penting, karena itu harus ditingkatkan," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan mendeteksi adanya pergerakan kapal yang diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan Natuna, Sabtu (19/3), sekitar pukul 14.15 WIB.

Kapal tersebut diketahui KM Kway Fey yang berbendera Tiongkok. Kemudian, kapal milik KKP yakni KP Hiu 11 mendatangi kapal motor tersebut dan mengamankan delapan awak buah kapal (ABK).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan meskipun kejadian itu ada di wilayah perbatasan, tetapi kapal tersebut dinyatakan telah berada di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

Kemudian, saat KM Kway Fey akan dibawa petugas KKP, tiba-tiba datang kapal "coast guard" Tiongkok yang datang mendekat dan menabrak Kway Fey, dengan dugaan agar kapal ikan asal Tiongkok tersebut tidak bisa dibawa ke daratan Indonesia.

Untuk menghindari konflik, petugas KKP meninggalkan Kway Fey dan kembali ke KP Hiu 11 dan hanya berhasil membawa delapan ABK. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Kesal Cina Arogan di Laut Indonesia

Menteri Susi Kesal Cina Arogan di Laut Indonesia

Bisnis | Minggu, 20 Maret 2016 | 17:10 WIB

Kapal Pencuri Ikan Asal Cina di Laut Natuna Ditembak Peringatan

Kapal Pencuri Ikan Asal Cina di Laut Natuna Ditembak Peringatan

Bisnis | Minggu, 20 Maret 2016 | 16:39 WIB

Susi Minggu Ini Bakar Kapal Maling Ikan Malaysia dan Vietnam

Susi Minggu Ini Bakar Kapal Maling Ikan Malaysia dan Vietnam

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2016 | 17:51 WIB

Mau Tiru Argentina Berantas Illegal Fishing, Susi: Nanti Diprotes

Mau Tiru Argentina Berantas Illegal Fishing, Susi: Nanti Diprotes

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2016 | 17:29 WIB

Lantamal Selidiki Tujuan Kapal FV Viking Masuki Laut Indonesia

Lantamal Selidiki Tujuan Kapal FV Viking Masuki Laut Indonesia

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 14:39 WIB

Ledakkan Kapal Ilegal, Susi Bikin Arena Scuba Diving

Ledakkan Kapal Ilegal, Susi Bikin Arena Scuba Diving

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 16:50 WIB

Pemerintah Segera Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan MV Viking

Pemerintah Segera Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan MV Viking

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 15:38 WIB

TNI AL Tenggelamkan 10 Kapal Ikan Asing di Batam

TNI AL Tenggelamkan 10 Kapal Ikan Asing di Batam

News | Senin, 22 Februari 2016 | 22:59 WIB

Pemerintah Tenggelamkan 30 Kapal Illegal Fishing di 5 Lokasi

Pemerintah Tenggelamkan 30 Kapal Illegal Fishing di 5 Lokasi

News | Senin, 22 Februari 2016 | 05:58 WIB

Menteri Susi: Jaga Laut Indonedia Dari Pencuri Ikan Asing

Menteri Susi: Jaga Laut Indonedia Dari Pencuri Ikan Asing

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 05:09 WIB

Terkini

Perbedaan Kulit Wajah Sensitif dan Kulit Iritasi, Kenali Ciri-cirinya

Perbedaan Kulit Wajah Sensitif dan Kulit Iritasi, Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berbalik Menghijau Pagi Ini ke Level 6.039, Pantau EMAS dan PGAS

IHSG Berbalik Menghijau Pagi Ini ke Level 6.039, Pantau EMAS dan PGAS

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Curiga Lampu Tak Mau Nyala, Pemilik Syok Dapati Kabel Rumah Kosongnya Ludes Digasak Maling

Curiga Lampu Tak Mau Nyala, Pemilik Syok Dapati Kabel Rumah Kosongnya Ludes Digasak Maling

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:15 WIB

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:57 WIB

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×