Kisah Sopir Taksi Express yang Mobilnya Dihancurkan Tukang Ojek

Siswanto

Selasa, 22 Maret 2016 | 16:54 WIB
Kisah Sopir Taksi Express yang Mobilnya Dihancurkan Tukang Ojek
Taksi Express yang kaca-kacanya pecah [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Pengemudi taksi Express bernama Daura (32) bersama empat rekannya menjadi bulan-bulanan oleh driver ojek berbasis layanan online di dekat Hotel Le Meridien, Karet, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2016) pagi.

Ditemui wartawan di Monumen Nasional Daura ketika ikut demonstrasi bersama ribuan rekannya, dia menceritakan apa yang tadi terjadi. Dia mengatakan dia dan empat temannya dilempari batu saat perjalanan dari daerah Senayan menuju Monumen Nasional.

"Kami dari Senayan, karena teman-teman pada geser ke Monas, akhirnya kami ikut juga. Sampai di bawah jembatan Kasablanka itu, mobil kami ditimpukin batu besar-besar, depan dan belakang hancur semua," kata Daura.

Saat ini, mobil yang dikendarai Daurah diamankan petugas di area Monas. Kaca depan dan belakang mobil tersebut hancur, sementara batu yang digunakan untuk melempari mobil tetap dibiarkan di atas kaca depan dan belakang.

Menurut Daurah jumlah tukang ojek yang melempari tadi kurang lebih 50 orang.

"Sebagian ada yang pakai jaket Gojek, ada juga yang berpakain biasa. Kurang lebih jumlah mereka 50 orang," kata Daurah.

Belum diketahui secara pasti mengapa itu terjadi. Tetapi menurut kabar yang beredar, tukang ojek menyerang sebagai aksi balasan atas aksi sweeping yang dilakukan sebagian sopir taksi.

Sopir taksi konvensional merasa pemerintah telah mendiskriminasi mereka. Pasalnya, mobil pelat hitam seperti Uber dan Grab Car dibebaskan beroperasi dengan sistem online mengambil jatah mereka. Padahal, dalam sistem transportasi umum di Indonesia, hanya mobil pelat kuning yang boleh beroperasi sebagai angkutan umum, sementara kendaraan pelat hitam semata sebagai kendaraan pribadi.

Driver transportasi konvensional menilai Uber dan Grab Car melanggar aturan karena tidak mengikuti uji KIR dan tidak menggunakan pelat kuning sebagai kendaraan umum. Ada pun pasal-pasal yang dilanggar, katanya, Pasal 138 Ayat (3) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyatakan angkutan umum dan atau barang hanya dilakukan dengan Kendaraan Bermotor Umum.

Selain itu, juga dinilai melanggar Pasal 139 ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 mengenai penyediaan jasa angkutan umum dilaksanakan oleh badan usaha milik negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Dian Rosmala)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blue Bird Kasih Layanan Gratis se-Jabodetabek Besok

Blue Bird Kasih Layanan Gratis se-Jabodetabek Besok

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:36 WIB

Ini Kicauan Tokoh Masyarakat Soal Demo Tolak Transportasi Online

Ini Kicauan Tokoh Masyarakat Soal Demo Tolak Transportasi Online

Tekno | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:36 WIB

Dihadang Kawat Duri Istana, Sopir Taksi Cuma Bisa Tiduran

Dihadang Kawat Duri Istana, Sopir Taksi Cuma Bisa Tiduran

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:30 WIB

Sopir Taksi Lapor Kekerasan Gojek ke Polisi

Sopir Taksi Lapor Kekerasan Gojek ke Polisi

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:29 WIB

Terkini

Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat

Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 13:13 WIB

Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap

Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 13:11 WIB

Profil Juliati Sapta Dewi Magdalena, Istri Listyo Sigit Prabowo yang Jarang Tersorot

Profil Juliati Sapta Dewi Magdalena, Istri Listyo Sigit Prabowo yang Jarang Tersorot

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:10 WIB

Penydapan Prabowo hingga LSM, YLBHI: Kalau Terbukti, Ini Pelanggaran HAM

Penydapan Prabowo hingga LSM, YLBHI: Kalau Terbukti, Ini Pelanggaran HAM

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:10 WIB

Penjualan Motor Indonesia Berpotensi Raih Rekor Tertinggi Sejak 2015

Penjualan Motor Indonesia Berpotensi Raih Rekor Tertinggi Sejak 2015

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 13:10 WIB

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 13:06 WIB

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:00 WIB

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

×