Sandera Perempuan, Satu Tersangka Teroris Dilumpuhkan di Brussels

Ruben Setiawan

Sabtu, 26 Maret 2016 | 05:44 WIB
Sandera Perempuan, Satu Tersangka Teroris Dilumpuhkan di Brussels
Seorang personel penjinak bom mendekati tas tersangka teroris yang dilumpuhkan di halte tram Schaerbeek, Brussels. (Reuters)

Suara.com - Seorang tersangka teroris berhasil dilumpuhkan dalam sebuah operasi penangkapan di Brussels, Belgia, Jumat (25/3/3016) waktu setempat. Penangkapan ini berlangsung di tengah penyelidikan dan perburuan para tersangka serangan teror di Bandara Brussels dan kereta bawah tanah di Maelbeek, Selasa lalu.

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar sedikitnya dua ledakan dan letusan senjata dalam operasi penangkapan yang terjadi di kawasan Schaerbeek. Seorang lelaki ditembak dan ditahan oleh kepolisian Belgia.

Televisi Belgia, RBTF, melaporkan bahwa lelaki tersebut membawa sebuah tas yang diduga berisi bahan peledak. Ia juga dikabarkan menyandera seorang perempuan dan anak kecil.

Sebuah rekaman di lokasi memperlihatkan tersangka terbaring di halte tram setelah polisi menembak kakinya. Sebuah robot penjinak bom tampak berjalan perlahan mendekatinya.

Rekaman tersebut diunggah oleh seorang pengguna Twitter yang memakai akun @Haedwo.


Seorang warga bernama Marios, kepada BBC, mengaku mendengar letusan senjata.

"Saya mendengar dua letusan senjata yang amat keras, saya tidak tahu letusan apa itu," katanya.

"Tak berapa lama kemudian, polisi berdatangan... jalanan pun dikosongkan," tambahnya.

Walikota Schaerbeek, Bernard Clerfayt, mengatakan, tersangka tertembak di bagian kakinya dan diamankan.

Ia menambahkan, seluruh ledakan yang terjadi merupakan ledakan yang dikendalikan dari jarak jauh sebagai tindak pencegahan oleh tim penjinak bom. Warga setempat diminta untuk tetap tinggal di dalam rumah dan menjauhi layanan tram.

Kantor jaksa penuntut umum federal Belgia mengatakan, lelaki tersebut adalah satu dari tiga orang yang ditahan polisi menyusul terbongkarnya sebuah rencana serangan teror di Prancis.

Seorang lelaki lain bernama Reda Kriket, (34), ditangkap di Argenteuil, Paris, Prancis, pada Kamis (24/3/2016) malam atas tuduhan "merencanakan sebuah serangan teror".

Warga negara Prancis tersebut didakwa secara "in absentia" atas keterlibatannya sebagai anggota jaringan jihadis, bersama otak teror Paris bulan November, Abdelhamid Abaaoud. Reda menjadi buronan di Eropa sejak bulan Agustus tahun lalu. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Tegas! Kota Brussels Tolak Jadi Tuan Rumah Belgia vs. Israel karena Hal Ini

Tegas! Kota Brussels Tolak Jadi Tuan Rumah Belgia vs. Israel karena Hal Ini

Your Say | Kamis, 20 Juni 2024 | 16:19 WIB

Buktikan Kualitas, Film Exhuma Diundang ke Brussels International Fantastic Film Festival

Buktikan Kualitas, Film Exhuma Diundang ke Brussels International Fantastic Film Festival

Your Say | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:10 WIB

Korban Penembakan saat Laga Kualifikasi Euro 2024 Pakai Jersey, Pelaku Menembak Membabi Buta

Korban Penembakan saat Laga Kualifikasi Euro 2024 Pakai Jersey, Pelaku Menembak Membabi Buta

Bola | Selasa, 17 Oktober 2023 | 07:46 WIB

Menegangkan Kondisi Suporter Laga Belgia vs Swedia Kualifikasi Euro 2024 saat Penembakan di Brussels

Menegangkan Kondisi Suporter Laga Belgia vs Swedia Kualifikasi Euro 2024 saat Penembakan di Brussels

Bola | Selasa, 17 Oktober 2023 | 07:37 WIB

Gaya Musim Dingin Iriana Jokowi Jadi Sorotan Saat Kunjungi Brussels, Pakai Barang Branded Lagi?

Gaya Musim Dingin Iriana Jokowi Jadi Sorotan Saat Kunjungi Brussels, Pakai Barang Branded Lagi?

Lifestyle | Kamis, 15 Desember 2022 | 18:00 WIB

Tiba di Brussels Bareng Iriana, Apa yang Bakal Dilakukan Jokowi?

Tiba di Brussels Bareng Iriana, Apa yang Bakal Dilakukan Jokowi?

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:00 WIB

Ibu Kota Belgia Nyaris Lumpuh, Ribuan Warganya Protes Tingginya Biaya Hidup

Ibu Kota Belgia Nyaris Lumpuh, Ribuan Warganya Protes Tingginya Biaya Hidup

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 10:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×