90 Ribu Orang Malaysia Punya Izin Bawa Senjata

Tomi Tresnady

Senin, 28 Maret 2016 | 20:08 WIB
90 Ribu Orang Malaysia Punya Izin Bawa Senjata
Parade perayaan Hari Kemerdekaan Malaysia Ke-58 pada 31 Agustus 2015 di Kuala Lumpur, Malaysia. [shutterstock]

Suara.com - Total ada sekitar 89.771 orang Malaysia punya lisensi untuk membawa senjata mulai dari senapan hingga senjata setrum.

Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi mengatakan izin itu dikeluarkan pada 31 Desember 2015.

"Dari jumlah itu, 12.917 lisensi untuk pistol, 1.780 lisensi untuk revolvers dan 2.243 untuk senapan," kata dia ketika memberikan jawaban tertulis kepada Nga Kor Ming di Dewan Rakyat pada Senin (28/3/2016).

Dia menambahkan, untuk senapan dikeluarkan untuk 63.145 izin, sementara 7.731 izin untuk senapan yang dipompa.

"Sebanyak 1.946 izin dikeluarkan untuk senjata api lainnya, seperti pistol, senapan kosong, senjata tombak, senjata kuku dan senjata bius," katanya.

Untuk mencegah penyelundupan senjata api, Ahmad Zahid mengatakan telah melakukan pencegahan di bawah divisi Aksi Tindakan Khusus, Aksi Obat-obatan Berbahaya, dan menerapkan undang-undang untuk masalah ini.

Dia mengungkapkan, operasi polisi di bawah Operation Cantas memantau dekat perbatasan dan titik masuk ke Malaysia juga membantu kegiatan penyelundupan senjata. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Usulkan Jepang dan Korsel Boleh Bikin Senjata Nuklir

Trump Usulkan Jepang dan Korsel Boleh Bikin Senjata Nuklir

News | Senin, 28 Maret 2016 | 17:18 WIB

Bawa Pisau dan Besi Pukul Genggam, Lelaki Ini Diamankan Polisi

Bawa Pisau dan Besi Pukul Genggam, Lelaki Ini Diamankan Polisi

News | Jum'at, 25 Maret 2016 | 14:12 WIB

Korut Nekat Kembali Lakukan Uji Coba Nuklir

Korut Nekat Kembali Lakukan Uji Coba Nuklir

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 01:00 WIB

Gencatan Senjata Diberlakukan di Suriah, Rusia Tetap Perangi ISIS

Gencatan Senjata Diberlakukan di Suriah, Rusia Tetap Perangi ISIS

News | Sabtu, 27 Februari 2016 | 07:54 WIB

Industri Senjata Api AS Mulai Sasar Anak Usia Enam Tahun

Industri Senjata Api AS Mulai Sasar Anak Usia Enam Tahun

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 16:26 WIB

Facebook Larang Transaksi Senjata di Layanannya

Facebook Larang Transaksi Senjata di Layanannya

Tekno | Sabtu, 30 Januari 2016 | 14:16 WIB

Densus 88 Polri Tangkap 2 Orang Terkait Senjata Api Ilegal

Densus 88 Polri Tangkap 2 Orang Terkait Senjata Api Ilegal

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 07:21 WIB

Pidato Soal Aturan Kepemilikan Senjata, Obama Berlinang Air Mata

Pidato Soal Aturan Kepemilikan Senjata, Obama Berlinang Air Mata

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 09:42 WIB

Bahas Pengetatan Senjata, Obama akan Temui Jaksa Agung AS

Bahas Pengetatan Senjata, Obama akan Temui Jaksa Agung AS

News | Sabtu, 02 Januari 2016 | 01:19 WIB

Polda Metro: Tempat Kumuh Jadi Markas Pelaku Kejahatan

Polda Metro: Tempat Kumuh Jadi Markas Pelaku Kejahatan

News | Senin, 21 Desember 2015 | 14:51 WIB

Terkini

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

×