Bahas Pengetatan Senjata, Obama akan Temui Jaksa Agung AS

Adhitya Himawan

Sabtu, 02 Januari 2016 | 01:19 WIB
Bahas Pengetatan Senjata, Obama akan Temui Jaksa Agung AS
Presiden Amerika Serikat Barack Obama. (Reuters/Kevin Lamarque)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama pada Jumat (1/1/2016) mengatakan bahwa dirinya akan bertemu dengan Jaksa Agung AS Loretta Lynch pada hari Senin (4/1/2016). Tujuan pertemuan tersebut untuk membahas cara-cara yang tepat untuk mengurangi kekerasan bersenjata di AS.

Di tengah banyaknya laporan atas peristiwa kekerasan bersenjata Obama berniat untuk mengambil tindakan yang khusus untuk mengatasi masalah ini.

Obama, dalam pidato mingguannya mencatat bahwa dirinya telah menerima "terlalu banyak surat dari orang tua, dan guru, dan anak-anak. Seolah-olah dirinya hanya duduk-duduk dan tidak melakukan apa-apa."

Dia telah berulang kali mendesak Kongres untuk memperketat undang-undang senjata. Desakan Obama semakin keras setelah terjadi peristiwa tahun 2012 dimana terjadi pembantaian di sebuah sekolah dasar di Newtown, Connecticut. Periswita lain terjadi pada musim gugur tahun ini setelah penembakan massal di Colorado Springs, Colorado, dan San Bernardino, California.

"Beberapa bulan yang lalu, saya diarahkan tim saya di Gedung Putih untuk melihat ke dalam mengenai tindakan baru yang saya yang sekiranya dapat membantu mengurangi kekerasan senjata," kata Obama dalam pidato tersebut. "Dan pada hari Senin, saya akan bertemu dengan Jaksa Agung kami, Loretta Lynch, untuk mendiskusikan pilihan kami."

Beberapa narasumber The Washington Post yang dikutip yakin Obama dan Lynch akan menemukan cara khusus yang tepat untuk mengatasi kekerasan bersenjata dan akan mengungkapnya minggu depan.

Frustrasi dengan lemahnya respon dari Kongres, Obama telah berjanji untuk menggunakan "kekuatan apa pun kantor Kepresidenan i menempatkan langkah-langkah kontrol senjata melalui tindakan eksekutif, yang tidak memerlukan persetujuan kongres.

"Kita tahu bahwa kita tidak bisa menghentikan setiap tindakan kekerasan," kata Obama. "Tapi bagaimana kalau kita mencoba untuk berhenti bahkan satu Bagaimana jika Kongres melakukan sesuatu -? Apa -? Untuk melindungi anak-anak kita dari kekerasan senjata"

Washington Post mengatakan Obama akan menggunakan otoritas eksekutif di beberapa daerah. Termasuk memperluas persyaratan latar belakang cek baru bagi pembeli yang membeli senjata dari dealerdalam jumlah besar.

"Perubahan, seperti biasa, akan mengambil semua dari kita," kata Obama, yang sedang berlibur dengan keluarganya di Hawaii.

Pada hari Kamis, juru bicara Gedung Putih Eric Schultz mengatakan Obama menyadari Kongres tidak mungkin untuk bertindak mereformasi aturan senjata api.

"Itulah sebabnya ia telah meminta timnya untuk mendesak otoritas hukum yang ada untuk melihat apakah ada tindakan tambahan yang bisa kita ambil secara administratif," kata Schultz. "Presiden telah membuat jelas dia tidak puas dengan mana kita berada dan mengharapkan pekerjaan yang harus segera diselesaikan."

(Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Residivis Curanmor Bersenpi Rakitan Ambruk Ditembak Polisi di Lampung Timur

Residivis Curanmor Bersenpi Rakitan Ambruk Ditembak Polisi di Lampung Timur

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 14:45 WIB

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Putri Ahmad Bahar Polisikan Hercules Terkait Penculikan hingga Teror Senjata Api

Putri Ahmad Bahar Polisikan Hercules Terkait Penculikan hingga Teror Senjata Api

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:23 WIB

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:57 WIB

Kemarin Ketakutan, Clara Shinta Kini Ngaku Tak Terancam Senjata Api Laras Panjang Suami

Kemarin Ketakutan, Clara Shinta Kini Ngaku Tak Terancam Senjata Api Laras Panjang Suami

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB

Clara Shinta Ngaku Diancam Senpi Tiap Ribut dengan Suami, Sunan Kalijaga Pasang Badan: Cuma Mainan

Clara Shinta Ngaku Diancam Senpi Tiap Ribut dengan Suami, Sunan Kalijaga Pasang Badan: Cuma Mainan

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:15 WIB

Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api

Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:26 WIB

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:41 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×