Pakar Ingatkan Ahok Soal Timses Minta Jatah seperti Zaman Jokowi

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 30 Maret 2016 | 13:40 WIB
Pakar Ingatkan Ahok Soal Timses Minta Jatah seperti Zaman Jokowi
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Istora Senayan, Jakarta [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro mengatakan tidak tertutup kemungkinan ada tim sukses Basuki Tjahaja Purnama yang nanti meminta imbalan atas apa yang selama ini telah dilakukan.

"Tidak ada makan siang gratis. Artinya mereka juga berpikir kalau kamu oke menang berarti tolonglah saya diberi reward," kata Siti saat ditemui di kantor MMD Initiative, Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (30/3/2016).

Dia menyontohkan kasus tim pendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Pemilihan Presiden tahun 2014. Setelah Jokowi-JK menang, sebagian meminta jatah.

"Sekarang kita mulai menyaksikan itu dari pilpres kemarin kerepotan juga bagaimana segitu besar jumlah relawan dan menunggu antri mau diberi apa," kata dia.

Tapi, Siti tak memukul rata semua relawan bersikap seperti itu. Ada juga relawan yang idealis.

"Ada yang memang rela, tapi orang yang rela tadi terlalu sedikit mungkin. Yang tidak rela yang banyak. Ada tapi sebagian besar kaya politisi juga. Bagaimana ujung-ujungnya dia menjadikan pilkada sebagai steping stone. Berpijak dia untuk mencapai sesuatu. Bagi-bagi kekuasaan. Memang mengelola negara bagi-bagi. Memikirkan kemajuan bangsa," kata dia.

Agar kelak tak terjadi jatah menjatah, Siti menyarankan siapapun calon pemimpin dari jalur independen, terutama Ahok, sekarang-sekarang ini menyatakan sikap bahwa jangan pernam meminta imbalan.

"Oleh karena itu yang mau maju dibilang saya tidak bisa dimintain apapun," kata dia.

Ahok dan Heru Budi Hartono saat ini bersiap maju lewat jalur non partai politik. Mereka didukung penuh oleh relawan Teman Ahok. Meski maju lewat jalur perseorangan, mereka tetap menerima dukungan dari partai. Dua partai, Nasdem dan Hanura, saat ini sudah resmi mendukung mereka. Masing-masing partai tersebut juga memiliki relawan untuk mengumpulkan fotokopi KTP seperti Teman Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei: Kader Dua Partai Ini 100 Persen Ogah Pilih Ahok

Survei: Kader Dua Partai Ini 100 Persen Ogah Pilih Ahok

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 13:28 WIB

Asal Duit Partai Zaman Dulu dan Sekarang Beda Jauh, Ini Contohnya

Asal Duit Partai Zaman Dulu dan Sekarang Beda Jauh, Ini Contohnya

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 12:31 WIB

Mahfud MD Tak Setuju Sikap seperti Ahok Disebut Deparpolisasi

Mahfud MD Tak Setuju Sikap seperti Ahok Disebut Deparpolisasi

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 10:57 WIB

Ical Buka Peluang Dukung Ahok di Pilkada 2017

Ical Buka Peluang Dukung Ahok di Pilkada 2017

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 10:47 WIB

Tak Dukung Ahmad Dhani, Gading: Dukung yang Bener Saja

Tak Dukung Ahmad Dhani, Gading: Dukung yang Bener Saja

Entertainment | Rabu, 30 Maret 2016 | 10:15 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB