Senang Ahok Tak Diusung PDIP, Ahmad Dhani Ungkit-ungkit Kasus

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 30 Maret 2016 | 18:43 WIB
Senang Ahok Tak Diusung PDIP, Ahmad Dhani Ungkit-ungkit Kasus
Ahmad Dhani ditemui Syarif, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2016) [suara.com/Ismail]

Suara.com - Musisi Ahmad Dhani mengaku gembira setelah mendengar kabar PDI Perjuangan tak jadi mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke bursa pilkada Jakarta tahun 2017.

"Saya senang sekali sih mendengar berita bahwa PDIP nggak jadi ke Ahok tuh berita gembira buat kita sebenarnya. Artinya PDIP bisa mencari calon yang lebih baik daripada Ahok," kata Ahmad Dhani usai menghadiri acara deklarasi Tim Advokasi Jakarta Bergerak di Dunkin Donuts, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/3/2016).

Pentolan grup Dewa menilai Ahok banyak kekurangannya selama memimpin Jakarta, terutama sikap arogan. Ahok, kata dia, bisa mempengaruhi karakter warga Jakarta. Dia mencontohkan kasus yang dialami ibu rumah tangga bernama Yusri yang disebut maling oleh Ahok padahal niatnya untuk mengadukan kasus Kartu Jakarta Pintar.

"Misalnya meneriakkan ibu-ibu maling apakah membangun jiwa? Ibu-ibu tua berjilbab diteriakin maling apakah itu membangun jiwa? Karena pemimpin tuh mempengaruhi karakter warganya. Karena guru kencing berdiri murid kencing berlari. Apakah memaki-maki ibu-ibu bagian dari revolusi mental?" kata Dhani.

Dhani juga tak mendukung tindakan Ahok yang sering memecat bawahan lantaran dinilai memiliki kinerja buruk. Pembinaan bawahan, kata dia, lebih baik ketimbang memecat.

"Saya mungkin tidak akan melakukan banyak pemecatan dan akan lebih melakukan pembinaan. Karena mecat orang itu pekerjaan paling gampang, nah membina tuh yang susah. Pembinaan itu contoh dari gubernurnya. Misalnya saya nyuruh anak-anak nggak pelit. Saya kasih contoh, bukan omongan," kata dia.

Ahmad Dhani juga menyoroti pembangunan infrastruktur di Jakarta. Dia menilai Ahok hanya bisa meneruskan program sebelumnya.

"Yang kurang banyak. Kan infrastruktur yang ada sekarang semua kan dari Gubernur yang dulu. Pokoknya infrastruktur gampang aja asal ada duitnya, susahnya di mana," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Bakal Bernasib seperti Foke?

Ahok Bakal Bernasib seperti Foke?

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 18:20 WIB

Tolak Dukung Ahok, PKS Galang Kekuatan

Tolak Dukung Ahok, PKS Galang Kekuatan

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 18:07 WIB

Ahmad Dhani Klaim Elektabilitas Dia 90 Persen Jauh di Atas Ahok

Ahmad Dhani Klaim Elektabilitas Dia 90 Persen Jauh di Atas Ahok

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 18:01 WIB

Ahmad Dhani Klaim Ungguli Ahok di Kompleks TNI

Ahmad Dhani Klaim Ungguli Ahok di Kompleks TNI

Entertainment | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:59 WIB

Ahmad Dhani Bilang Pengacaranya Sudah Insaf Dukung Jokowi

Ahmad Dhani Bilang Pengacaranya Sudah Insaf Dukung Jokowi

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:53 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×