Unik Cara Partainya Grace Natalie Bantu Ahok, Pakai Driver GoAhok

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 31 Maret 2016 | 15:16 WIB
Unik Cara Partainya Grace Natalie Bantu Ahok, Pakai Driver GoAhok
Dukung Teman Ahok. Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumardy saat peluncuran aplikasi GoAhok di Kedai Tempo, Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (31/3/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Rupa-rupa cara ditempuh warga untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Heru Budi Hartono yang akan maju lewat jalur independen di pilkada tahun 2017. Seperti yang dilakukan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia ini.

Kader partai yang dipimpin mantan wartawan Grace Natalie punya cara menarik untuk membantu relawan Teman Ahok mengumpulkan satu juta fotokopi KTP warga Jakarta.

Mereka meluncurkan aplikasi berbasis online bernama GoAhok.

"PSI anak muda di bawah 30 tahun Pikirkan dukungan nyata Ahok-Heru. Ide lebih kekinian dan modern. Berhubungan dengan teknologi," kata Ketua DPP PSI Sumardy saat peluncuran aplikasi GoAhok di Kedai Tempo, Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (31/3/2016).

Aplikasi tersebut, kata Sumardy, merupakan jawaban atas kesulitan sebagian warga yang selama ini mau mendukung Ahok-Heru melalui jalur non partai politik.

"Dari PSI paham banyak warga ingin berikan dukungan tapi terkendala berbagai hal. Misalnya waktu karena macet," kata dia.

GoAhok bisa diunduh lewat Playstore di ponsel Android. Dengan aplikasi ini, warga tidak usah repot-repot datang ke posko Teman Ahok untuk menyerahkan formulir dan fotokopi KTP.

"Kita meluncurkan secara resmi GoAhok. Pengguna android. Tinggal download, isi data. Masukin nama, alamat penjemputan, dan nomor telepon. Kami konfirmasi penjemputan ke alamat yang isi," kata dia.

Nanti, yang akan mengantar ke posko Teman Ahok adalah para driver GoAhok. Mereka akan mendatangi rumah-rumah warga yang telah mengisi formulir dukungan.

Saat ini, kata Sumardy, sudah ada 100 driver GoAhok yang siap beroperasi di dua ribu lokasi di Jakarta setiap hari.

"Setiap hari kami siapkan GoAhok 2 ribu titik sehari yang dikunjungi," kata dia.

Demi menjaga keamanan, semua formulir dukungan tersebut akan diberikan segel.

"Dokumen yang dikumpulkan langsung dikirim ke sekretariat Teman Ahok. Dokumen yang diambil memiliki standar yang tinggi. Tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Disegel. Ada segel khusus. Ditempel dibuka akan robek," kata dia.

Untuk mengefisiensikan operasional driver GoAhok, kata Sumardy, mereka hanya akan datang ke rumah warga yang minimal menyerahkan dua fotokopi KTP.

"Kita hanya datangi satu titik yang minimal kirim dua KTP," kata Sumardy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Diserang Isu SARA Membuat Relawan Makin Militan

Ahok Diserang Isu SARA Membuat Relawan Makin Militan

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 15:01 WIB

Siapa Cagub DKI yang Diusung PPP, Lukman Hakim: Jangan Tanya Saya

Siapa Cagub DKI yang Diusung PPP, Lukman Hakim: Jangan Tanya Saya

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 13:50 WIB

PBNU: Tak Ada Fatwa Larang Pilih Pemimpin Non Muslim

PBNU: Tak Ada Fatwa Larang Pilih Pemimpin Non Muslim

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 13:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×