Dini Hari, Penyidik KPK Masih Geledah Ruangan di DPRD DKI

Arsito Hidayatullah, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 02 April 2016 | 03:11 WIB
Dini Hari, Penyidik KPK Masih Geledah Ruangan di DPRD DKI
Penyidik KPK, Novel Baswedan, saat di DPRD DKI Jakarta, Jumat (1/4/2016) malam. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Belasan penyidik KPK masih melakukan penggeledahan di Gedung DPRD DKI Jakarta, hingga Sabtu (2/4/2016) dini hari. Penggeledahan sndiri sudah dilakukan sejak sekitar pukul 20.40 WIB, Jumat malam.

Menurut pengamatan Suara.com, dini hari sekitar pukul 02.40 WIB, penggeledahan masih berlangsung di ruang perundangan-undangan Gedung DPRD DKI Jakarta.

Sebelumnya, penyidik juga telah menggeledah beberapa ruangan di DPRD, antara lain ruang CCTV di lantai 1, ruang kerja Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik di lantai 9, dan ruang Komisi D di lantai dasar.

 
Selain itu, penyidik KPK juga menggeledah ruangan Fraksi Gerindra di lantai 5, serta ruang Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi di lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta.

Terkait penggeledahan, penyidik KPK Novel Baswedan mengatakan belum bisa bicara banyak mengenai hasilnya sejauh ini.

"Nanti ya, kalau sudah selesai disampaikan. Ini masih berlangsung," kata Novel, dijumpai di sela-sela penggeledahan di Gedung DPRD DKI pada Jumat (1/4) malam.

Hingga dini hari, penyidik KPK masih berada di ruangan perundang-undangan. Sejumlah awak media pun masih menunggu hasil penggeledahan dari penyidik KPK tersebut.

Untuk diketahui, KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap dalam pembahasan Raperda Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir Pantai Utara serta revisi Perda Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Rencana Tata Ruang Pantura Jakarta.

Para tersangka adalah Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Sanusi, serta karyawan PT APL bernama Trinanda Prihantoro. Penyidik juga telah menyita uang tunai sebesar Rp1,14 miliar yang diduga diterima Sanusi sebagai uang suap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sanusi Ditahan KPK

Sanusi Ditahan KPK

Foto | Sabtu, 02 April 2016 | 00:52 WIB

KPK Juga Geledah Ruang Fraksi Gerindra dan Ketua DPRD DKI

KPK Juga Geledah Ruang Fraksi Gerindra dan Ketua DPRD DKI

News | Sabtu, 02 April 2016 | 00:05 WIB

Belasan Penyidik KPK Geledah Sejumlah Ruangan di DPRD DKI

Belasan Penyidik KPK Geledah Sejumlah Ruangan di DPRD DKI

News | Jum'at, 01 April 2016 | 23:11 WIB

Bos Agung Podomoro Land Serahkan Diri

Bos Agung Podomoro Land Serahkan Diri

Foto | Jum'at, 01 April 2016 | 22:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×