Komnas HAM Ungkap Segepok Uang dari Densus untuk Istri Siyono

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 11 April 2016 | 15:31 WIB
Komnas HAM Ungkap Segepok Uang dari Densus untuk Istri Siyono

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap pengakuan istri Siyono, Suratmi yang mengaku diberikan segepok uang senilai Rp100 juta sebelum suaminya dibawa pasukan Densus 88 Antiteror. Uang itu diberikan dalam sebuah amplop.

Siyono, merupakan warga Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang meninggal dunia setelah dibawa Densus, Rabu (9/3/2016).

Ketua Komnas HAM Siane Indriani dan Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqqoddas membuka amplop itu di depan awak media.

"Totalnya Rp 100 juta," ujar Siane dalam jumpa pers di Gedung Komnas HAM, Latuharhary, Menteng, Jakarta, Senin (11/4/2016).

Siane menuturkan, uang tersebut diberikan kepada Suratmi saat dijemput aparat kepolisian untuk membesuk Siyono. Malah sebaliknya, Suratmi bertemu dengan Siyono yang sudah tak bernyawa.

"Jadi uang ini diberikan, ketika istri Siyono dijemput untuk membesuk suaminya, tetapi pas sampai di sana, ternyata kemudian suaminya telah meninggal,"ucapnya.

Tak hanya itu, anggota kepolisian wanita Densus 88 juga merayu Suratmi dan meminta Suratmi mengiklaskan kepergian Siyono.

"Oleh lima orang anggota Densus perempuan dia dirayu dan dijelaskan bahwa kematian Siyono merupakan takdir Allah dan disuruh ikhlas,"imbuh Siane.

Suratmi dan Wagiyono, adik dari Siyono, diberikan uang secara terpisah anggota kepolisian.

"Suratmi dan Wagiyono ditempatkan terpisah di kamar yang berbeda. Suratmi mendapat satu gepok katanya untuk biaya kebutuhan anaknya anaknya. Sementara Wagiyono diberikan satu gepok uang untuk biaya pemakaman, masing-masing Rp50 juta," katanya.

Uang tersebut yang diterima Suratmi diserahkan kepada Komnas HAM yang kemudian diserahkan kepada PP Muhammadiyah.

"Kita serahkan ke PP Muhammadiyah. Terus terang Suratmi nggak bisa terima uang dan merasa takut, itu yang dikatakan kepada saya," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqqoddas mengatakan, belum membuka dua gepok amplop yang diserahkan Suratmi.

"Kata Suratmi, dia terima uang itu tidak tenang, kemudian diserahkan kepada kami (Muhammadiyah). Suratmi juga tak pernah melihat uang yang ada di dalam tersebut," kata Busyro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siyono Disebut Tak Pernah Diautopsi Polisi

Siyono Disebut Tak Pernah Diautopsi Polisi

News | Senin, 11 April 2016 | 14:14 WIB

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

News | Senin, 11 April 2016 | 13:42 WIB

Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Dipukul Pakai Gagang Pistol

Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Dipukul Pakai Gagang Pistol

News | Sabtu, 09 April 2016 | 11:21 WIB

Muhammadiyah Desak Kematian Terduga Teroris Siyono Diusut Tuntas

Muhammadiyah Desak Kematian Terduga Teroris Siyono Diusut Tuntas

News | Sabtu, 09 April 2016 | 06:05 WIB

Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Muhammadiyah Tunggu Autopsi

Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Muhammadiyah Tunggu Autopsi

News | Kamis, 07 April 2016 | 19:38 WIB

Siyono Tewas Usai Dibawa Densus, Luka Parah di Kepala, Iga Patah

Siyono Tewas Usai Dibawa Densus, Luka Parah di Kepala, Iga Patah

News | Selasa, 05 April 2016 | 20:10 WIB

Mabes Polri: Dulu, Keluarga Siyono Tolak Autopsi

Mabes Polri: Dulu, Keluarga Siyono Tolak Autopsi

News | Selasa, 05 April 2016 | 17:21 WIB

Terkini

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:34 WIB

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan

Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:10 WIB

10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia

10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:01 WIB

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×