Berseberangan Soal Reklamasi, Hanura Tetap Setia Dukung Ahok

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 12 April 2016 | 20:25 WIB
Berseberangan Soal Reklamasi, Hanura Tetap Setia Dukung Ahok
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Partai Hanura merupakan pendukung Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan maju menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022.

Tetapi dalam hal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta dan Gubernur Jakarta, Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta berseberangan sikap.

Hanura ikut fraksi-fraksi lainnya menolak melanjutkan pembahasan raperda tersebut.

Sementara Ahok tetap menginginkan DPRD mengesahkan raperda dengan memasukkan poin kontribusi tambahan 15 persen dari NJOP kepada pemerintah dalam raperda. Selain itu, pengembang tiap pulau wajib menyediakan 40 persen lahan untuk ruang terbuka hijau, jalan, dan taman, termasuk lima persen untuk fasilitas umum, seperti rumah.

Sayangnya, di tengah pembahasan, Sanusi ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari pengembang PT. Agung Podomoro Land (Tbk). Saat ditangkap, Sanusi masih menjabat Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra.

Ketua Fraksi Partai Hanura Mohamad Sangaji (Ongen) menegaskan meski fraksinya setuju menghentikan pembahasan raperda, Partai Hanura tetap akan mendukung Ahok maju ke pilkada tahun 2017.

"Itu beda. Kalau dukung Ahok jadi gubernur itu full. Kalau dukung Ahok jadi gubernur, Pak Ongen dan Hanura full dukung. Soal raperda beda dong, kalau raperda ini harus dibedakan," ujar Ongen di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016).

Meski beda sikap, Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta tidak setuju disebut berseberangan dengan Ahok.

"Jangan dong, entar Ahok marah sama kita. Saya belum bahas sama Pak Ahok jadi belum bisa menjawab. Saya belum konsultasi (kalau Pak Ahok minta lanjutkan)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ejek-ejekan Soal Ahok di KPK Jadi "Trending Topic" di Twitter

Ejek-ejekan Soal Ahok di KPK Jadi "Trending Topic" di Twitter

News | Selasa, 12 April 2016 | 20:03 WIB

Ahok Sebut Pengembang akan Mengejar, DPRD Tak Takut

Ahok Sebut Pengembang akan Mengejar, DPRD Tak Takut

News | Selasa, 12 April 2016 | 19:31 WIB

Ongen: Aduh, Boro-boro ke Amerika, ke Hongkong Saja Belum Pernah

Ongen: Aduh, Boro-boro ke Amerika, ke Hongkong Saja Belum Pernah

News | Selasa, 12 April 2016 | 19:03 WIB

Prasetio Pernah ke AS Bersama Keluarga, Tapi Bukan Suap

Prasetio Pernah ke AS Bersama Keluarga, Tapi Bukan Suap

News | Selasa, 12 April 2016 | 18:55 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×