UNHCR Selidiki Kebenaran Informasi Tragedi Tewasnya 500 Pengungsi

Esti Utami | Suara.com

Kamis, 21 April 2016 | 07:18 WIB
UNHCR Selidiki Kebenaran Informasi Tragedi Tewasnya 500 Pengungsi
Perjuangan para imigran asal sejumlah negara timur tengah untuk ke Eropa pada Oktober 2015. Foto ini meraih Penghargaan Pulitzer untuk fotografi 'breaking news'. (Reuters/New York Times-Yannis Behrakis)

Suara.com - Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) pada Rabu (20/4/2016) menyatakan adanya 500 pengungsi dan migran diduga telah kehilangan nyawa mereka setelah perahu yang kelebihan penumpang tenggelam di Laut Tengah antara Libya dan Italia.

Peristiwa tersebut, jika terbukti benar, dapat menjadi salah satu tragedi paling buruk yang melibatkan pengungsi dan migran dalam 12 bulan belakangan.

Sebanyak 41 orang dalam kecelakaan itu --37 lelaki, tiga perempuan dan anak yang berusia tiga tahun-- diselamatkan oleh satu kapal dagang dan dibawa ke Kalamata di Semenanjung Peloponnese di Yunani, pada Sabtu, kata Kantor Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) di dalam satu siaran pers.

"Tim UNHCR "telah mewawancarai para penyintas mengenai perahu yang kelebihan penumpang yang tenggelam di Laut Tengah dalam peristiwa yang bisa menjadi tragedi terburuk yang melibatkan pengungsi dan migran dalam 12 bulan belakangan," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric kepada wartawan.

Mereka yang diselamatkan meliputi 23 warga negara Somalia, 11 Ethiopia, enam orang Mesir dan satu warga Sudan, kata Juru Bicara PBB tersebut.

Sementara musim panas mendekat dan laut menjadi lebih tenang, tragedi itu mungkin awal dari krisis yang mungkin lebih parah, kata beberapa laporan.

Sepanjang tahun ini, sebanyak 25.000 pengungsi telah mencapai pantai Italia dari Afrika Utara, kata Pemerintah Italia.

Sementara jumlah pengungsi yang tiba selama masa yang sama lebih dari 24.000 tahun lalu, PBB dan organisasi lain pengungsi menduga lebih banyak orang menempuh resiko dengan naik perahu rapuh untuk menyeberangi Laut Tengah.

Para penyintas tersebut mengatakan kepada staf UNHCR mereka telah menjadi bagian dari sebanyak 100 sampai 200 orang yang berangkat pekan lalu dari wilayah di dekat Tobruk di Libya dengan naik perahu sepanjang 30 meter.

"Setelah beberapa jam di laut, para penyelundup yang bertugas di perahu berusaha memindahkan penumpang ke kapal yang lebih besar yang membawa ratusan orang dalam kondisi yang sangat berdesak-desakkan," kata UNHCR di dalam satu pernyataan, sebagaimana diberitakan Xinhua.

"Selama pemindahan itu, kapal yang lebih besar tersebut terbalik dan tenggelam." tambah pernyataan itu.

Sepanjang tahun ini, lebih dari 179.000 pengungsi dan migran telah mencapai Eropa melalui Laut Tengah dan Laut Aegea, dan sedikitnya 761 orang telah tewas atau hilang selama pelayaran itu, kata Dujarric.

Para penyintas tersebut meliputi orang yang belum naik ke kapal yang lebih besar, serta sebagian berenang kembali ke perahu yang lebih kecil. Mereka hanyut di laut, mungkin, selama tiga hari sebelum dilihat dan diselamatkan, kata badan dunia itu.

UNHCR mengunjungi para penyintas di stadion lokal di Kalamat, tempat mereka telah ditampung untuk sementara oleh pemerintah setempat sementara menjalani prosedur pemeriksaan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak

Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak

News | Senin, 20 April 2026 | 11:51 WIB

Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara

Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:46 WIB

Dorong Gencatan Senjata, Jokowi: Tragedi Kemanusiaan di Palestina Tak Bisa Ditolerir Sedikitpun

Dorong Gencatan Senjata, Jokowi: Tragedi Kemanusiaan di Palestina Tak Bisa Ditolerir Sedikitpun

Video | Senin, 27 November 2023 | 12:00 WIB

Awalnya Tak Peduli Perang di Gaza, Pak RT Jelasakan Alasan Warga Palmerah Kompak Pasang Bendera Palestina

Awalnya Tak Peduli Perang di Gaza, Pak RT Jelasakan Alasan Warga Palmerah Kompak Pasang Bendera Palestina

News | Selasa, 07 November 2023 | 15:18 WIB

Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Geruduk Mabes Polri

Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Geruduk Mabes Polri

Foto | Sabtu, 19 November 2022 | 16:56 WIB

Gas Air Mata Polisi di Kanjuruhan Sebabkan Pelanggaran HAM: Hak Keadilan hingga Hak Hidup

Gas Air Mata Polisi di Kanjuruhan Sebabkan Pelanggaran HAM: Hak Keadilan hingga Hak Hidup

News | Rabu, 02 November 2022 | 19:45 WIB

Komnas HAM Nyatakan Gas Air Mata Penyebab Utama Terjadinya Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Nyatakan Gas Air Mata Penyebab Utama Terjadinya Tragedi Kanjuruhan

Foto | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:24 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB