Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Bella, Lilis Varwati

Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
ilustrasi kekerasan seksual. [ema rohimah / suarajogja.id]
baca 10 detik
  • Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor memperingatkan bahwa kekerasan seksual kini sering terjadi secara halus di ruang digital.
  • Praktik percakapan bernuansa seksual di lingkungan kampus dikategorikan sebagai kekerasan seksual berbasis daring menurut undang-undang TPKS yang berlaku.
  • Masyarakat diminta meningkatkan kepekaan terhadap kekerasan non-ekstrem yang sering dianggap normal agar tidak lagi terabaikan dan tidak dilaporkan.

Suara.com - Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor mengingatkan bahwa bentuk kekerasan seksual saat ini tidak lagi selalu hadir secara kasatmata. Justru, dalam banyak kasus, kekerasan berkembang menjadi lebih halus dan kerap tidak disadari sebagai pelanggaran.

Fenomena ini, kata dia, terlihat dari berbagai kasus yang mencuat belakangan, termasuk praktik percakapan bernuansa seksual di ruang digital seperti grup WhatsApp di lingkungan kampus.

“Kekerasan tidak hanya berubah bentuk, tetapi juga semakin halus, semakin sulit dikenali, dan karena itu semakin mudah dinormalisasi, termasuk juga di antaranya candaan-candaan melalui WA grup di antara adik-adik kita di kampus itu sebagai sesuatu yang normal, tidak perlu dipersoalkan, tidak perlu diperkarakan,” ujar Maria dalam acara Laporan Tahunan Komnas Perempuan 2025 secara virtual, Senin (20/4/2026).

Padahal, menurutnya, praktik tersebut tidak bisa lagi dipandang sebagai hal sepele. Ia menegaskan bahwa dalam UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) telah memberikan batas yang jelas.

“Amanat undang-undang TPKS sangat jelas bahwa apa yang dibincangkan sesungguhnya adalah menjadi salah satu bentuk kekerasan seksual berbasis cyber atau berbasis online,” jelas Maria.

Maria kemudian mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar terkait fenomena ini, yakni soal banyaknya kasus yang tidak pernah terlihat ke permukaan.

“Berapa banyak kekerasan yang sebenarnya terjadi di sekitar kita, tetapi luput dari perhatian. Berapa banyak yang tidak pernah sampai menjadi laporan di Komnas Perempuan, tidak pernah masuk ruang kebijakan, tidak pernah benar-benar ditangani,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa persoalan ini bukan semata soal data atau angka, melainkan tentang sensitivitas masyarakat dalam melihat dan merespons kekerasan.

“Dan mungkin yang paling penting, seberapa jauh kita sebagai bagian dari masyarakat benar-benar peka dan berani melihatnya. Mereka adalah korban, mereka adalah manusia, mereka adalah orang yang punya martabat yang seharusnya mendapatkan perlakuan dihargai dan dihormati hak-haknya,” tuturnya.

baca juga

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kekerasan tidak selalu hadir dalam bentuk ekstrem yang mudah dikenali. Justru, banyak kasus terjadi dalam keseharian dan dibiarkan begitu saja.

“Ini bukan untuk menimbulkan rasa takut, tetapi untuk mengajak kita lebih jujur melihat kenyataan bahwa kekerasan tidak selalu hadir dalam bentuk yang ekstrem dan kasat mata. Ia bisa hadir dalam keseharian, pelan, berulang, dan seringkali dibiarkan. Dan selama ini masih dianggap biasa. Di situlah ia terus menemukan ruang untuk bertahan,” pungkas Maria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual

16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 20:22 WIB

Oki Setiana Dewi Tahu Syekh Ahmad Al Misry Cuma 'Taubat Sambal', Berbekal Wawancara Korban

Oki Setiana Dewi Tahu Syekh Ahmad Al Misry Cuma 'Taubat Sambal', Berbekal Wawancara Korban

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 15:29 WIB

Bahas Darurat Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Panggil 4 Perguruan Tinggi Gelar Rapat Tertutup

Bahas Darurat Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Panggil 4 Perguruan Tinggi Gelar Rapat Tertutup

News | Senin, 20 April 2026 | 14:36 WIB

Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO

Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO

News | Senin, 20 April 2026 | 13:24 WIB

Dilema Cancel Culture: Kenapa Sulit Membenci Publik Figur yang Bersalah?

Dilema Cancel Culture: Kenapa Sulit Membenci Publik Figur yang Bersalah?

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 15:25 WIB

Lokasi Dugaan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry Disebut Mengerikan, Ada di Mana?

Lokasi Dugaan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry Disebut Mengerikan, Ada di Mana?

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 10:00 WIB

Syekh Ahmad Al Misry Sekarang di Mana? Viral Diduga Lecehkan Santri Laki-Laki

Syekh Ahmad Al Misry Sekarang di Mana? Viral Diduga Lecehkan Santri Laki-Laki

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 09:26 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

Kronologi Terbongkarnya Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Santri Jadi Korban

Kronologi Terbongkarnya Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Santri Jadi Korban

Lifestyle | Sabtu, 18 April 2026 | 15:55 WIB

Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis

Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis

Video | Sabtu, 18 April 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×