Polisi: Agus Sadar dan Belum Menyesal Mutilasi Perempuan Hamil

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 21 April 2016 | 18:37 WIB
Polisi: Agus Sadar dan Belum Menyesal Mutilasi Perempuan Hamil
Agus, tersangka mutilasi di Cikupa Tangerang tiba di Polda Metro Jaya setelah buron sepekan lebih. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Tersangka pembunuhan perempuan hamil dengan cara dimutilasi, Agus mengaku sadar melakukan hal itu. Dia pun belum menyesal.

Pengakuan itu disampaikan ke pihak kepolisian. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti menyebutkan Agus melakukan pembunuhan dengan sadis dan tak terpengaruh apa pun.

"Dia (Agus) sadar lakukan itu. Ya nantilah itu. Sampai saat ini saya belum liat wajah-wajah penyesalan dari yang bersangkutan," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/4/2016).

Lanjut Krishna selama Persembunyiannya selama sepekan tersebut, dia mencoba bersembunyi di tempat kediaman rekannya tersebut. Di mana rekan sesama profesi sebagai pekerja dirumah makan padang tersebut tifak mengetahui bahwa Agus DPO kasus pembunuhan sadis.

"Dia (Agus) sembunyi di salah satu kawannya di rumah makan Selera Bundo di Surabaya, kawannya tidak tahu kalau yang bersangkutan melakukan pidana. Kami pun melakukan penangkapan kawannya tidak tahu. Jadi dia (Agus) tidur numpang,"kata Krishna.

Selain itu Krishna, Agus tidak menyangka bahwa dirinya akan ditangkap di Surabaya.

"Pelaku tidak tahu kalau polisi bisa mengejar sampai sana. Untuk penangkapannya kami dibantu oleh Jatanras Polda Jatim," ujar Krishna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Mutilasi Cikupa Buron dengan Selingkuhan Kedua

Pelaku Mutilasi Cikupa Buron dengan Selingkuhan Kedua

News | Kamis, 21 April 2016 | 17:37 WIB

Begini Akhir Pelarian Tersangka Mutilasi Perempuan Hamil Cikupa

Begini Akhir Pelarian Tersangka Mutilasi Perempuan Hamil Cikupa

News | Kamis, 21 April 2016 | 17:22 WIB

Petinggi Polda Bergaya dengan Tersangka Mutilasi Cikupa

Petinggi Polda Bergaya dengan Tersangka Mutilasi Cikupa

News | Kamis, 21 April 2016 | 14:05 WIB

Kronologi Penangkapan Pelaku Mutilasi Perempuan Hamil Cikupa

Kronologi Penangkapan Pelaku Mutilasi Perempuan Hamil Cikupa

News | Kamis, 21 April 2016 | 12:16 WIB

Begini Cara Agus Mutilasi Perempuan Hamil di Cikupa

Begini Cara Agus Mutilasi Perempuan Hamil di Cikupa

News | Kamis, 21 April 2016 | 11:39 WIB

Kisah Perselingkuhan Perempuan Hamil Korban Mutilasi Cikupa

Kisah Perselingkuhan Perempuan Hamil Korban Mutilasi Cikupa

News | Kamis, 21 April 2016 | 11:08 WIB

Tersangka Pemutilasi Perempuan Hamil Akhirnya Dibekuk Polisi

Tersangka Pemutilasi Perempuan Hamil Akhirnya Dibekuk Polisi

News | Kamis, 21 April 2016 | 09:33 WIB

Potongan Kaki Mutilasi di Cikupa Dibungkus Kantong Plastik

Potongan Kaki Mutilasi di Cikupa Dibungkus Kantong Plastik

News | Rabu, 20 April 2016 | 18:27 WIB

Tersangka Pelaku Mutilasi Ibu Hamil di Cikupa Diburu ke Luar Jawa

Tersangka Pelaku Mutilasi Ibu Hamil di Cikupa Diburu ke Luar Jawa

News | Rabu, 20 April 2016 | 16:51 WIB

Potongan Kaki Ibu Hamil Korban Mutilasi Belum Ditemukan

Potongan Kaki Ibu Hamil Korban Mutilasi Belum Ditemukan

News | Rabu, 20 April 2016 | 15:34 WIB

Terkini

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB