Skandal Reklamasi, Taufik Sudah 4 Kali Diperiksa KPK

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Senin, 25 April 2016 | 11:48 WIB
Skandal Reklamasi, Taufik Sudah 4 Kali Diperiksa KPK
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik kembali menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Ketua Badan Legislasi Daerah DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik. Kakak kandung dari Mohamad Sanusi tersebut sudah tiba di Gedung KPK untuk memenuhinya.

Setibanya di Gedung KPK, Taufik tidak memberikan komentar apapun. Dia langsung masuk ke dalam ruang tunggu saksi. Namun, sebenarnya nama Wakil Ketua DPRD DKI tersebut tidak ada dalam daftar pemeriksaan saksi untuk tersangka yang sudah ditetapkan oleh KPK dalam kasus tersebut.

Kejadian seperti ini bukan baru kali ini saja. Ini merupakan kejadian yang kedua kalinya untuk Kakak Kandung dari Mohamad Sanusi tersebut. Pasalnya pada minggu lalu, Taufik juga diperiksa, namun namanya tidak terdaftar dalam daftar pemeriksaan.

Dengan demikian, selama terungkapnya kasus suap reklamasi melalui operasi tangkap tangan, Taufik sudah dipanggil KPK sebanyak empat kali. Dua dipanggil sebagai saksi untuk Mohamad Sanusi, sementara dua pangilan terakhir belum diketahui.

Tetapi bisa saja, tidak adanya nama seteru Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama(Ahok) tersebut dalam daftar pemeriksaan sebagai saksi mengindikasikan bahwa dibukanya penyelidikan baru terkait pengembangan kasus reklamasi tersebut. Dan apabila benar demikian, maka dapat dipastikan tersangka baru dalam kasus ini akan segera muncul.

Untuk mendalami kasus ini, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi. Ada yang berasal dari pihak Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, dari pihak DPRD DKI, dan dari pihak swasta yaitu dari pihak Pengembang proyek reklamasi.

Namun, hingga saat ini belum ada tersangka baru dalam kasus ini, selain Mohamad Sanusi, Ariesman Widjaja, dan Trinanda Prihantoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan DPR Sebut Reklamasi Teluk Jakarta Melanggar Hukum

Pimpinan DPR Sebut Reklamasi Teluk Jakarta Melanggar Hukum

News | Senin, 25 April 2016 | 10:48 WIB

Pemerintah Kebut Penyelerasan Aturan Proyek Reklamasi

Pemerintah Kebut Penyelerasan Aturan Proyek Reklamasi

News | Minggu, 24 April 2016 | 16:17 WIB

Ini Masukan PDIP Soal Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Ini Masukan PDIP Soal Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

News | Minggu, 24 April 2016 | 16:05 WIB

PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan

PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan

News | Minggu, 24 April 2016 | 15:22 WIB

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

News | Sabtu, 23 April 2016 | 13:23 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×