Jokowi Minta Tindaklanjut Lawatan ke Eropa

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 25 April 2016 | 16:08 WIB
Jokowi Minta Tindaklanjut Lawatan ke Eropa
Presiden Joko Widodo. (Reuters)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas (ratas) mengenai hasil kunjungan ke Uni Eropa. Dalam ratas, Senin (25/4/2016) tersebut Jokowi meminta kepada Menteri dan lembaga terkait untuk menindaklanjuti sejumlah komitmen kerjasama yang dibangun dengan empat negara Eropa, yakni Jerman, Inggris, Belgia dan Belanda.

"Sebab itu saya minta agar koordinasi untuk melakukan pendidikan vocational yang besar-besaran antara Menteri Dikti, Mendikbud, dan Menperin ini betul-betul segera dilakukan. Sehingga kesempatan yang ada betul-betul ada tindaklanjutnya," kata Jokowi mengawali ratas di kantor Presiden, Jakarta.

Jokowi menjelaskan kerjasama dengan Inggris adalah di bidang ekonomi kreatif. Dalam hal ini ia perintahkan untuk segera di realisasikan.

"Saya minta ini juga segera ditindaklanjuti kerjasamanya, baik di bidang desain, handycraft, seni pertunjukan, musik dan lainnya," ujar dia.

Kemudian kerjasama dengan Belanda yaitu di bidang Kemaritiman. Negara kincir angin itu menurut Jokowi unggul di bidang Kemaritiman, sehingga perlu ditindaklanjuti kerjasama yang dibangun.

"Kita hanya konsentrasi di situ saja, karena mereka unggul di bidang pengelolaan pelabuhan dan pengelolaan air. Ini saya kira nanti Kementerian PU, Kemenhub, dan Kementerian terkait itu bisa masuk ke bidang ini," terangnya.

Selain itu, Jokowi meminta Menteri Koordinator mempersiapkan tindak lanjut kerjasama tersebut. Agustus mendatang, Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda akan datang ke Indonesia.

"Agustus nanti Ratu Maxima juga akan datang ke sini untuk hal yang berkaitan dengan finansial inklusif, jadi ini juga agar disiapkan oleh Menko. Sehingga waktu datang kesini semuanya siap, dan kita tinggal langsung masuk ke pelaksanaan. Karena ternyata ini sudah dirintis lama, tapi kita tidak bisa menindaklanjutinya dengan baik. Dan mereka sekarang percaya bahwa kita bisa melakukan itu," jelas dia.

"Terakhir berkaitan dengan tindaklanjut dari Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) ini juga setelah scooping papersnya telah dilaksanakan, agar negosiasinya segera dilakukan supaya apa yang sudah kita bicarakan kemarin betul-betul ada tindaklanjuti," lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rombongan Presiden Jokowi Transit di Abu Dhabi

Rombongan Presiden Jokowi Transit di Abu Dhabi

News | Sabtu, 23 April 2016 | 09:27 WIB

Jokowi Bahas Skema Perdagangan dengan Uni Eropa

Jokowi Bahas Skema Perdagangan dengan Uni Eropa

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 18:21 WIB

Jokowi Terima Wakil Presiden Komisi Eropa di Brussel

Jokowi Terima Wakil Presiden Komisi Eropa di Brussel

News | Kamis, 21 April 2016 | 18:13 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB