DPR Papua Minta Polisi Jaga Demo Tanpa Menangkap

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 04 Mei 2016 | 00:15 WIB
DPR Papua Minta Polisi Jaga Demo Tanpa Menangkap
Ilustrasi peta Papua Barat. (Shutterstock)

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua meminta kepolisian untuk menangani masalah pendemo di wilayahnya tanpa harus melakukan penangkapan.

Ketua DPR Provinsi Papua Yunus Wonda mengatakan meskipun informasinya pendemo sudah dibebaskan, penangkapan ini merupakan cara yang sangat tidak bagus sehingga diminta kepada Kapolda Papua untuk mulai menghentikan hal ini.

"Kami menyarankan pihak kepolisian agar lebih mengedepankan pendekatan hati nurani dalam mengawal setiap aksi demo," katanya.

Menurut Yunus, penangkapan seperti itulah yang dibutuhkan pendemo untuk menyerang balik pemerintah dan aparat keamanan dengan isu demokrasi yang dibungkam di negeri ini.

Cara penanganan oleh kepolisian ke depan harus profesional dan tidak harus dengan tangkap dan pukul, ujarnya.

"Kami akan berkomunikasi dengan Kapolda Papua untuk mempertanyakan penangkapan itu, sebab sikap tersebut sangat menciderai demokrasi di tanah ini," katanya lagi.

Sebelumnya, sebanyak 750 anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ditangkap polisi dan diamankan di Lapangan Mako Brimob Polda Papua, Kotaraja, Kota Jayapura-Provinsi Papua.

Penangkapan ratusan anggota KNPB dilakukan dari berbagai lokasi tempat kelompok ini melakukan aksi unjuk rasa, diantaranya di Lingkaran Abepura, Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) Abepura, Lampu merah Waena dan di Uncen Waena. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kereta Api Papua Barat Akan Hubungkan 6 Kabupaten

Kereta Api Papua Barat Akan Hubungkan 6 Kabupaten

News | Senin, 02 Mei 2016 | 02:01 WIB

Sampai Kini Belum Ada Laporan Bentrokan Tolikara ke Pemprov Papua

Sampai Kini Belum Ada Laporan Bentrokan Tolikara ke Pemprov Papua

News | Jum'at, 29 April 2016 | 06:29 WIB

Pembukaan Lahan Jalan Trans Papua Ditargetkan Kelar Juni

Pembukaan Lahan Jalan Trans Papua Ditargetkan Kelar Juni

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 15:04 WIB

BPBD Manokwari Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Bandang

BPBD Manokwari Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Bandang

News | Senin, 25 April 2016 | 01:06 WIB

Sepuluh Kios di Sorong Ludes Dilalap Si Jago Merah

Sepuluh Kios di Sorong Ludes Dilalap Si Jago Merah

News | Senin, 25 April 2016 | 00:05 WIB

Pemerintah Diminta Fokus Petakan Pelanggaran HAM di Papua

Pemerintah Diminta Fokus Petakan Pelanggaran HAM di Papua

News | Jum'at, 22 April 2016 | 08:47 WIB

Mahasiswa Papua Jangan Hanya Jadi Penonton Proyek

Mahasiswa Papua Jangan Hanya Jadi Penonton Proyek

News | Senin, 18 April 2016 | 10:47 WIB

Yosep 'Stanley' Adi P: Ditunggu, Kisah Sukses Pers Indonesia

Yosep 'Stanley' Adi P: Ditunggu, Kisah Sukses Pers Indonesia

wawancara | Senin, 18 April 2016 | 07:00 WIB

Teluk Wondama Diyakini Persinggahan Pertama Manusia Austronesia

Teluk Wondama Diyakini Persinggahan Pertama Manusia Austronesia

News | Rabu, 13 April 2016 | 06:24 WIB

Apernas Siapkan 200 Pengembang Bersertifkat di Papua

Apernas Siapkan 200 Pengembang Bersertifkat di Papua

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 20:26 WIB

Terkini

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:24 WIB

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:13 WIB

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:03 WIB