Alvin Lie: Langit Indonesia Rawan Turbulensi

Suwarjono

Sabtu, 07 Mei 2016 | 19:18 WIB
Alvin Lie: Langit Indonesia Rawan Turbulensi
Kerusakan kabin Etihad Airways. (Twitter/@FlightMood)

Suara.com - Sedikitnya dua pesawat mengalami turbulensi serius dalam sepekan terakhir di wilayah penerbangan Indonesia. Maskapai Etihad dengan nomor penerbangan 474 dari Abu Dhabi ke Jakarta mengalami turbulensi hebat di atas wilayah Sumatera pada 4 Mei 2016 lalu dan Hongkong Airline yang membawa 204 penumpang dari Bali ke Hongkong mengalami turbulensi parah di atas wilayah Kalimantan hingga menyebabkan 17 penumpang luka, hingga dirawat di rumah sakit pada 7 Mei 2016.

Peristiwa yang terjadi hanya berselang tiga hari ini mengakibatkan belasan penumpang luka serius. Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan turbulensi sering  terjadi di dekat wilayah katulistiwa, seperti langit Indonesia terutama pada musim pancaroba seperti saat ini. “Teknologi radar di pesawat belum mampu mendeteksi turbulensi, sehingga bisa terjadi secara tiba-tiba tanpa ada peringatan sebelumnya,” kata Alvin Lie dalam perbincangan dengan Suara.com. Sabtu (7/5/2016).

Dijelaskan Alvin Lie, sebaiknya penumpang selalu menggunakan sabuk pengaman selama duduk. Hindari meninggalkan tempat duduk kecuali memang sangat perlu, misalnya ke toilet. “Apabila pesawat mengalami turbulensi kuat dan ada penumpang dan awak kabin yang cedera, pilot sebaiknya mendarat di bandara terdekat untuk evakuasi dan segera periksa seluruh pesawat untuk memastikan tidak terjadi kerusakan struktural terhadap pesawat,” kata anggota Ombudsman RI ini.

Fenomena clear air turbulance atau CAT hal biasa dalam penerbangan. Hingga saat ini belum ada teknlogi yang mampu mendeteksi CAT secara akurat. Meski belum mampu terdeteksi secara akurat, kata Alvin Lie, lembaga BMKG mampu memperkirakan daerah yang berpotensi terjadi CAT. “CAT pada umumnya terjadi pada ketinggian sekitar 40 ribu kaki, di mana terbentuk jet stream yang banyak dimanfaatkan pesawat untuk efisiensi bahan bakar, terutama pesawat besar yang menempuh penerbangan jarak jauh,” kata dia.

Meski peluang terjadi turbulensi di langit Indonesia terbuka, namun Alvin Lie memastikan pesawat sudah memiliki standar keamanan yang baik. Prinsip struktur pesawat dirancang untuk tahan terhadap CAT, sehingga CAT tidak membahayakan pesawat. Namun penerbangan jadi sangat tidak nyaman ketika mengalami CAT. “Penumpang yang tetap di tempat duduk dan pakai sabuk pengaman, juga sangat kecil kemungkinan cidera,” kata Alvin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

95 Penumpang Hongkong Airlines Diberangkatkan Pakai Garuda

95 Penumpang Hongkong Airlines Diberangkatkan Pakai Garuda

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 11:11 WIB

Berantakan, Ini Penampakan Kabin Pesawat Etihad Usai Turbulensi

Berantakan, Ini Penampakan Kabin Pesawat Etihad Usai Turbulensi

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 17:01 WIB

Kenapa Etihad Airways Turbulensi Parah, Masih Dicari Sebabnya

Kenapa Etihad Airways Turbulensi Parah, Masih Dicari Sebabnya

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 21:24 WIB

Turbulensi Parah, 31 Penumpang Etihad Tujuan Jakarta Alami Cedera

Turbulensi Parah, 31 Penumpang Etihad Tujuan Jakarta Alami Cedera

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 20:28 WIB

Pesawat Singapura Turbulensi Hebat, 22 Terluka

Pesawat Singapura Turbulensi Hebat, 22 Terluka

News | Senin, 20 Oktober 2014 | 02:44 WIB

Terkini

Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing

Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik

Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:59 WIB

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

×