Rekening Bank Penipu Mantan Penguasa Kalijodo Terungkap

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 13 Mei 2016 | 16:45 WIB
Rekening Bank Penipu Mantan Penguasa Kalijodo Terungkap

Suara.com - Pengacara terdakwa Abdul Aziz alias Daeng Aziz, Razman Arif Nasution, mengungkapkan orang yang meminta uang Rp200 juta kepada keluarga Daeng Aziz mengatasnamakan Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Dahlan. Uang tersebut dikatakan sebagai penjamin penangguhan penahanan Daeng yang sekarang mendekam di penjara Polres Metro Jakarta Utara.

"Saat itu ada orang yang mengaku sebagai AKBP Ahmad Dahlan dan dia mengaku sebagai wadirkrimum dan ini kan kasus Daeng ada dua, ada di Polda Metro dan di Polres Jakarta Utara, dia bilang harus melakukan transfer karena memang diperbolehkan penangguhan penahanan disertai uang jaminan," kata Razman, Jumat (13/5/2016).

Razman mengatakan anggota keluarga Daeng Aziz, Lusi, ketika itu hanya bersedia menransfer uang sebesar Rp50 juta kepada orang itu. Pengiriman uang atas sepengetahuan Razman.

"Karena itu mengaku dari penyidik makanya kita transfer, saya suruh Lucy untuk transfer karena keluarganya, karena nggak mungkin kan pakai uang saya dong dan ini katanya sebagai uang jaminan," katanya.

Setelah transfer uang, Razman langsung mendatangi Polda Metro Jaya untuk menemui penyidik. Tapi, penyidik merasa tidak menerima meminta uang kepada keluarga Aziz.

Menyadari telah ditipu, Razman dan keluarga Daeng Aziz pun melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya.

"Setelah itu saya cek datang ke polda dan cek ke penyidik, kata mereka ini penipuan, ya sudah kita langsung laporkan hari itu juga," kata dia.

Razman pun memberikan bukti transfer uang Rp50 juta ke rekening bank.

"Bukti transfer ini saya bawa bersama Lucy ke bank, kalau nggak salah bank BNI dimana waktu itu uang tersebut disetorkan," kata dia.

Dari hasil penelusuran penyidik, ketahuan kalau pelaku membuka rekening ATM Bank BNI di Pare-pare, Sulawesi Selatan.

"Berdasarkan laporan ke polisi kan bank kan bisa buka, dilihatlah ternyata rekening itu dibuka di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Dan rekening itu dibuka di Pare-Pare dan pencairan uang itu di ATM Bogor, nah berarti kan ini orang Sulawesi," katanya.

Razman menduga pelaku memang sengaja mencari kesempatan di tengah proses hukum terhadap Daeng Aziz -- tersangka kasus pencurian listrik.

"Saya menduga ada orang yang bermain disekitar kasus ini. Saya mendukung untuk mengusut tuntas kasus ini," katanya.

Daeng Aziz berurusan dengan polisi ketika Pemerintah Provinsi Jakarta akan menertibkan kawasan Kalijodo. Di kawasan prostitusi itu, Daeng Aziz memiliki kafe besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituduh Ada Barter di Kalijodo, Ahok Sebut Brengsek dan Bajingan

Dituduh Ada Barter di Kalijodo, Ahok Sebut Brengsek dan Bajingan

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 11:55 WIB

KPK Selidiki Isu Barter di Penggusuran Kalijodo

KPK Selidiki Isu Barter di Penggusuran Kalijodo

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 19:02 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×