WNI Disandera, Menhan Tak Tahu Swasta Beri Tebusan atau Tidak

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 13 Mei 2016 | 19:53 WIB
WNI Disandera, Menhan Tak Tahu Swasta Beri Tebusan atau Tidak
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan pemerintah tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk membebaskan empat warga negara Indonesia yang disandera kelompok milisi di Filipina.

"Republik ini tidak pernah mengeluarkan uang sepeserpun," kata Ryamizard Ryacudu dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (13/5/2016).

Dia mengatakan semua elemen punya tugas masing-masing. Pemerintah sendiri terus menerus melakukan diplomasi untuk membebaskan para sandera.

"Masalah sandera, itu sudah dibebaskan. Masing-masing sudah berkoordinasi, menlu (RI) dengan menlu (Filipina), menhan (RI) dengan menhan (Filipina), panglima TNI (RI) dengan panglima TNI (Filipina)," tuturnya.

Masalah ada tidaknya uang tebusan dari swasta, Ryamizard mengatakan itu urusan mereka.

"Kalau ada (tebusan) uang, kita tidak tahu. Itu urusan mereka," kata Ryamizard.

Ryamizard berharap tidak ada peristiwa penyanderaan lagi di perairan Filipina Selatan. Dia ingin kerjasama dengan sesama negara ASEAN ditingkatkan untuk menanggulangi masalah pembajakan.

"Laut-laut yang menghubungkan antar negara, seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina, jangan seperti Somalia. Tempat-tempat pembajakan, salah satunya dengan cara patroli bersama. Kemudian, saya juga suka bertemu setahun dua kali dengan menhan di sana, kita komunikasi dan hasilnya disampaikan ke tentara masing-masing," kata dia.

Menyoal patroli bersama Indonesia, Filipina, dan Malaysia, Ryamizard mengatakan hal itu sudah masuk skenario. Dia mencontohkan patroli bersama bisa dilakukan antar dua negara di salah satu wilayah negara. Operasi ini, katanya, bisa dipimpin tuan rumah.

"‎Saya dulu waktu perwira pertama, perwira menengah, sudah patroli bersama di Kalimantan. Kalau masuk wilayah Serawak, itu Malaysia jadi komandannya, kalau di sini, berarti kita komandannya. Kalau lewat Filipina, dia jadi komandannya. Jadi itu otomatis," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Sandera Abu Sayyaf Bersyukur Bisa Pulang Ke Keluarga

Empat Sandera Abu Sayyaf Bersyukur Bisa Pulang Ke Keluarga

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:54 WIB

Sandera Abu Sayyaf Pernah Ditembak dan Diperlihatkan Video Sadis

Sandera Abu Sayyaf Pernah Ditembak dan Diperlihatkan Video Sadis

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:51 WIB

Kemenlu Resmi Serahkan 4 Mantan Sandera Abu Sayyaf ke Keluarga

Kemenlu Resmi Serahkan 4 Mantan Sandera Abu Sayyaf ke Keluarga

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:25 WIB

Serah Terima Empat Sandera Abu Sayyaf

Serah Terima Empat Sandera Abu Sayyaf

Foto | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:14 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×