Empat Sandera Abu Sayyaf Bersyukur Bisa Pulang Ke Keluarga

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:54 WIB
Empat Sandera Abu Sayyaf Bersyukur Bisa Pulang Ke Keluarga
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan serah terima empat ABK sandera Abu Sayyaf kepada keluaraga di Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Jumat (13/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Setelah disandera sejak 26 Maret 2016 lalu oleh kelompok Abu Sayyaf, keempat Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia mengaku terharu dan bahagia ketika mengetahui dapat segera pulang keluarga mereka masing-masing.

Pasalnya, selama di sana para ABK ini selalu merasakan ketakutan dan trauma jika selalu mengingat kejadian yang mereka alami.

"Ya senang kami bisa bebas. Karena disana kita benar-benar dikurung. Boleh keluar kalau hanya mau makan atau mau buang air saja," kata Syamsir saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Panjambon, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2016).

Kendati demikian, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah lantaran telah membantu para ABK ini dapat kembali bertemu keluarganya.

"Pokoknya kami berterima kasih kepada pak presiden, bu menteri dan bapak-bapak TNI dan semua pihak yang sudah membebaskan kami," katanya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerjasama dalam membebaskan ABK asal Indonesia ini. Pasalnya, kebebasan ABK-ABK ini merupakan hasil kerjasama yang kuat.

Pihaknya juga mengaku sudah berbicara kepada pihak perusahaan untuk memberikan hak-hak kepada para ABK yang disandera oleh Abu Sayyaf.

"Saya juga melakukan pembicaraan dengan perusahaan bahwa hak para ABK ini akan diberikan. Jadi sekarang kami serahkan keempat ABK ini kepada keluarganya masing-masing," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandera Abu Sayyaf Pernah Ditembak dan Diperlihatkan Video Sadis

Sandera Abu Sayyaf Pernah Ditembak dan Diperlihatkan Video Sadis

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:51 WIB

Kemenlu Resmi Serahkan 4 Mantan Sandera Abu Sayyaf ke Keluarga

Kemenlu Resmi Serahkan 4 Mantan Sandera Abu Sayyaf ke Keluarga

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:25 WIB

Serah Terima Empat Sandera Abu Sayyaf

Serah Terima Empat Sandera Abu Sayyaf

Foto | Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:14 WIB

Empat Sandera Abu Sayyaf Tiba di Jakarta

Empat Sandera Abu Sayyaf Tiba di Jakarta

Foto | Jum'at, 13 Mei 2016 | 11:53 WIB

Pimpinan MPR Bersyukur Tak Ada Saling Klaim Bebaskan Sandera

Pimpinan MPR Bersyukur Tak Ada Saling Klaim Bebaskan Sandera

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 13:07 WIB

Rincian Pembebasan 4 WNI yang Disandera Tak Bisa Dibeberkan

Rincian Pembebasan 4 WNI yang Disandera Tak Bisa Dibeberkan

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 12:41 WIB

Empat WNI Dibebaskan dari Penyanderaan Tanpa Duit Tebusan

Empat WNI Dibebaskan dari Penyanderaan Tanpa Duit Tebusan

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 12:32 WIB

Analis Intelijen: Pengamanan Maritim Perlu Diperketat

Analis Intelijen: Pengamanan Maritim Perlu Diperketat

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 10:28 WIB

Mei Ini, Kelompok Abu Sayyaf Ancam Sembelih 4 WN Malaysia

Mei Ini, Kelompok Abu Sayyaf Ancam Sembelih 4 WN Malaysia

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 17:07 WIB

Empat WNI Dibebaskan, Jokowi: Alhamdulillah

Empat WNI Dibebaskan, Jokowi: Alhamdulillah

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 17:03 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×