"Teman Ahok" Tak Tahu Tujuan Dana Hasil Acara di Singapura

Dythia Novianty | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 05 Juni 2016 | 18:04 WIB
"Teman Ahok" Tak Tahu Tujuan Dana Hasil Acara di Singapura
Merchandise Teman Ahok yang diperjual belikan pada masyarakat. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Salah satu pendiri relawan Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas mengaku, tidak tahu hasil dari festival bazar makanan yang digelar Warga Negara Indonesia (WNI) di Singapura. Apakah nantinya akan disalurkan untuk pendanaan pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang atau seperti apa. Meski dirinya dan rekannya Richard Handris Saerang tidak bisa menghadiri karena ditahan pihak Imigrasi Singapura, namun acara tersebut tetap digelar.

"Saya kurang tahu ya (dana untuk apa). Tapi sejauh ini teman dari Singapura itu baru ngumpulin KTP aja. Selebihnya aja mungkin parsial aja, beli merchandise dibuat acara kolektif gitu," kata Amalia saat menggelar jumpa pers di Sekretariat Teman Ahok, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (5/6/2015).

Amalia yang menjadi Juru Bicara Teman Ahok juga mengatakan, jika pihak panitia telah mengubah tema acara tersebut karena mendapat teguran dari pemerintah Singapura. Dalam aturan negara tersebut, warga asing dilarang untuk menggelar acara yang berkaitan dengan agenda politik.

"Ada tendensi kita mau ngomong di publik dan ada kalimat ajakan terus pujian ke satu orang, mending itu ditiadakan saja dari pada ada masalah di belakang. Sebetulnya itu wujud kita mengakomodir kepentingan pemerintah setempat," ujarnya.

Meski tidak dihadiri relawan Teman Ahok dan tema acara diubah, namun acara tersebut tetap banyak dihadiri WNI yang ditinggal di Singapura. Para undangan yang hadir, kata Amalia sangat antusias untuk mengetahui perkembangan yang ada di Jakarta.

"Mereka eksited banget, perubahan di Jakarta kaya apa," katanya.

Sebelumnya, dua relawan Teman Ahok, Amalia dan Richard ditahan imigrasi Singapura, Sabtu (4/5/2016) kemarin. Penahanan itu dilakukan karena mereka dicurigai melakukan aktivitas politik di sana. Namun, keduanya ditahan saat baru tiba di Bandara Changi, Singapura. Setalah diintrograsi, Amalia dan Richard ditahan selama 12 jam di ruang isolasi. Setelah negosiasi dari KBRI Singapura dan Teman Ahok, akhirnya pihak imigrasi Singapura membebaskan dan memulangkan keduanya ke Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Penangkapan Dua "Teman Ahok" di Singapura

Kronologis Penangkapan Dua "Teman Ahok" di Singapura

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 17:45 WIB

Ini Pengakuan Teman Ahok soal Acara di  Singapura

Ini Pengakuan Teman Ahok soal Acara di Singapura

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 17:02 WIB

Ahok Paling Khawatir Relawannya Diculik

Ahok Paling Khawatir Relawannya Diculik

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 22:12 WIB

Terkini

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:18 WIB

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB