Ahmad Dhani Anggap Kapolda Metro Dapat Bisikan Salah

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 06 Juni 2016 | 12:14 WIB
Ahmad Dhani Anggap Kapolda Metro Dapat Bisikan Salah
Musisi yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2016-2022, Ahmad Dhani [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Musisi yang berhasrat menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022, Ahmad Dhani, menilai Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto salah mendapatkan informasi terkait rencana aksi Panggung Rakyat Tangkap Ahok di gedung KPK, Kamis (6/6/2016) lalu.

Ahmad Dhani mengatakan hari itu, dia dan aktivis Ratna Sarumpaet sebenarnya tidak ngotot untuk menyelenggarakan konser musik Panggung Rakyat Tangkap Ahok. Ahmad Dhani membantah truk yang ditahan Polda Metro Jaya hari itu, mengangkut alat musik.

"Makanya menurut saya Kapolda mendapatkan info yang salah, saya tidak ngotot menggelar konser musik terbukti di mobil box saya tidak ada alat musik, itu faktanya," kata Ahmad Dhani di Polda Metro Jaya, Senin (6/6/2016).

Ahmad Dhani menambahkan hari itu dihubungi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti dan diimbau jangan menyelenggarakan konser musik karena akan menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Ahmad Dhani pun mengikuti imbauan tersebut.

"Saya sudah ditelepon sama Krishna Murti, katanya 'jangan ada pentas,' oke siap. Saya nggak pentas, saya membawa speaker dan pengeras suara supaya kalo ngomong kedengeran, gitu," kata dia.

Menurut Ahmad Dhani informasi yang diterima Moechgiyarto hari itu keliru sehingga aksi dibatalkan. Soalnya, truk tronton dan delapan kru Ahmad Dhani diamankan polisi saat dalam perjalanan menuju ke gedung KPK.

"Nah ternyata rupanya Kapolda dapat info yang salah, dalam kalimatnya Kapolda saya ngotot mau konser musik. Kalaupun ada konser musik kenapa dilarang, Slank aja boleh," kata dia.

Hari ini, Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya untuk ketemu Kapolda. Dia sekaligus ingin minta penjelasan dari Kapolda mengenai pernyataan yang akan mempidanakan Ahmad Dhani menyusul aksi hari Kamis.

Beberapa waktu yang lalu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono menjelaskan pengamanan tronton berisi alat peraga aksi tidak dimaksudkan untuk membungkam hak warga menyampaikan pendapat di muka umum. Tetapi, tujuannya lebih ke antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan polisi, di antaranya kemacetan lalu lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani: Kenapa Anak Buah Saya di-BAP seperti Teroris

Ahmad Dhani: Kenapa Anak Buah Saya di-BAP seperti Teroris

News | Senin, 06 Juni 2016 | 11:57 WIB

Ahmad Dhani Benar-benar Datangi Polda, Ngotot Temui Kapolda

Ahmad Dhani Benar-benar Datangi Polda, Ngotot Temui Kapolda

News | Senin, 06 Juni 2016 | 11:32 WIB

Ahmad Dhani Tantang Kapolda Metro: Besok Saya Datang ke Kantormu

Ahmad Dhani Tantang Kapolda Metro: Besok Saya Datang ke Kantormu

News | Senin, 06 Juni 2016 | 00:03 WIB

Nama Anak Kedua Dhani-Mulan, Ahmad Syailendra Aerlangga

Nama Anak Kedua Dhani-Mulan, Ahmad Syailendra Aerlangga

Entertainment | Minggu, 05 Juni 2016 | 06:56 WIB

Harapan Ahmad Dhani Putranya Lahir Selasa Pon Gagal Terwujud

Harapan Ahmad Dhani Putranya Lahir Selasa Pon Gagal Terwujud

Entertainment | Minggu, 05 Juni 2016 | 06:12 WIB

Terkini

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

News | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×