Tak Ikut Jejak Ahok, Djarot Tetap Nyalon Pilgub 2017 Lewat Partai

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 10 Juni 2016 | 22:17 WIB
Tak Ikut Jejak Ahok, Djarot Tetap Nyalon Pilgub 2017 Lewat Partai
Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri acara buka bersama di Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9 di Jalan Raya Penggilingan 99, Cakung, Jakarta, Jumat (10/6/2016). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak akan mengikuti jejak Basuki Tjahaja Purnama untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Dia akan tetap maju lewat jalur partai, bukan Independen.

"Tidak apa-apa (Ahok maju Independen), itu kan hak juga. Persoalannya kalau saya prinsipnya tetep jalur kepartaian," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Tak hanya itu, kata Djarot, relawan juga diperlukan di partai politik dalam rangka mencari dukungan pasangan calon yang diusung.

"Ya perlu (relawan). Karena Pilkada yang jadi faktor penentu kan itu dua yaitu partai dan pendukung. Ya toh? Relawan kita perlukan dalam pemenangan Pilkada ada sayap sayap dan pos pos, Partai sendiri dan relawan sendiri,"ucapnya.

"Saat ini (PDI P) kan belum terkoordinir, karena kita juga tumpang tindih. Mana yang partai mana relawan. Dan tentu partailah yang paling berpengalaman tentang itu (relawan),"sambungnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan nantinya pada 2019 tidak ada lagi relawan, karena bersamaan dengan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Pasalnya relawan pun akan mendukung pasangan calon dari partai politik.

"Inget loh ya. Untuk 2019, itu kan sudah nggak ada lagi relawan. Karena Pileg dan Pilpres bareng. Artinya relawan pasti akan gabung ke partai karena yang mengusulkan partai. Sudah berasa loh ini,"imbuh Djarot.

Tak hanya itu, ia menambahkan, PDI Perjuangan siap bertarung pada Pilkada DKI 2017 mendatang, meski melawan calon independen.

"Siapapun (lawannya) kita siap, karena kita percaya sistem kita itu lewat jalur kepartaian. Sekarang kan belum ada bakal calon, yang ada baru mendeklarasikan diri, kalau dari Parpol kan nanti deklarasinya. Makanya mekanisme partai berjalan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ustadz Doakan Djarot Jadi Gubernur, Ahok Jadi Menteri

Ustadz Doakan Djarot Jadi Gubernur, Ahok Jadi Menteri

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 20:32 WIB

Ahok Ngeluh UU Pilkada untuk Menjegal, KPU: Nggak Benar Itu

Ahok Ngeluh UU Pilkada untuk Menjegal, KPU: Nggak Benar Itu

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 19:53 WIB

Bila Ahok Tak Sanggup Ikuti UU Pilkada, Lebih Baik Jangan Maju

Bila Ahok Tak Sanggup Ikuti UU Pilkada, Lebih Baik Jangan Maju

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 19:14 WIB

Djarot dan Ibu-ibu Muslimat NU Bicara Narkoba

Djarot dan Ibu-ibu Muslimat NU Bicara Narkoba

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 18:11 WIB

Tantowi Kisahkan Keresahan Ahok di DPR sampai Berhasil ke DKI 1

Tantowi Kisahkan Keresahan Ahok di DPR sampai Berhasil ke DKI 1

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 17:03 WIB

Gerindra dan Hanura Diprediksi Menyatu, Lalu Dukung Ahok

Gerindra dan Hanura Diprediksi Menyatu, Lalu Dukung Ahok

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 15:31 WIB

KPUD Minta Relawan Teman Ahok Jangan Galau

KPUD Minta Relawan Teman Ahok Jangan Galau

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:31 WIB

Selangkah Lagi Golkar Dukung Ahok, Ini Kata PDI Perjuangan

Selangkah Lagi Golkar Dukung Ahok, Ini Kata PDI Perjuangan

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:21 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×