Ternyata, Ayah Penyerang Klub Gay AS "Bukan Orang Biasa"

Ruben Setiawan

Senin, 13 Juni 2016 | 14:39 WIB
Ternyata, Ayah Penyerang Klub Gay AS "Bukan Orang Biasa"
Seddique Mateen ayah dari Omar Mateen. (Facebook)

Suara.com - Ayah dari Omar Mateen, tersangka pelaku penembakan di klub gay Pulse, Orlando, Florida, Amerika Serikat, merupakan seorang pengamat politik ekstrim yang menentang kebijakan pemerintah Pakistan dan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani. Namun, selebihnya, ayah Omar bisa dikatakan sosok yang misterius.

Seddique Mateen, yang berdasarkan catatan sipil adalah ayah dari Omar Mateen, pernah memiliki program acara sendiri di sebuah televisi satelit Afghanistan yang berbasis di AS, selama tiga tahun. Sampai Minggu (12/6/2016), Seddique masih aktif memberikan komentar berbau politik di laman Facebooknya.

Omar Khatab, pemilik saluran televisi Payam-e-Afghan yang berbasis di California, dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa Seddique Mateen pernah beberapa kali membeli jam tayang di salurannya untuk menayangkan sebuah acara berjudul "Durand Jirga". Acara ini membahas Durand Line, sebuah garis batas antara Afghanistan dan Pakistan yang dibuat oleh para penjajah Inggris di India pada masa lalu.

Dalam wawancara dengan NBC News, Minggu, Seddique Mateen, yang juga dikenal dengan nama Mir Siddique, mengatakan bahwa aksi penyerangan yang dilakukan putranya "tidak ada kaitannya dengan agama".

Ia menggambarkan sebuah insiden di Kota Miami yang memicu kemarahan putranya. Saat itu, sang anak, Omar (29), melihat dua orang lelaki berciuman di depan istri dan anaknya.

"Kami mengatakan, kami memaafkan insiden tersebut," kata Seddique kepada NBC News. "Kami tidak mengetahui ia akan mengambil langkah tersebut. Kami juga terkejut, sama seperti seluruh negara ini," kata Omar.

Berdasarkan catatan kependudukan, Seddique Mateen tinggal di Florida. Namun, tidak diketahui pasti kapan dia datang ke Amerika Serikat.

Khatab, sang pemilik saluran televisi, mengatakan bahwa Seddique mendatangi studionya di Canoga Park, California, "tiga atau empat kali" dalam setahun untuk merekam acaranya.

"Ia suka mengobrol selama dua sampai tiga jam, kata Khatab dalam sambungan telepon kepada Reuters. "Ia membeli slot tayangnya sendiri dan datang ke sini untuk merekam dan pergi juga di hari yang sama," sambungnya.

Pengkritik "ISI" Pakistan

Khatab mengatakan, Seddique adalah pengamat politik yang anti-Pakistan. Sebuah kanal Youtube yang dibuat atas nama Mateen memiliki lebih dari 100 video yang diunggah antara tahun 2012 dan 2015.

Salah satu video yang berjudul "ISI pembunuh" - akronim untuk dinas intelijen rahasia militer Pakistan - Seddique mengatakan bahwa ISI adalah "pencipta dan ayah dari terorisme dunia".

Seddique juga pernah mewawancarai Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, delapan bulan sebelum yang bersangkutan menjadi presiden. Dalam wawancara yang ditemukan di situs Youtube tersebut, Seddique menyinggung masalah perkembangan ekonomi dan pengangguran di Afghanistan. Wawancara tersebut dilakukan di Kabul, Afghanistan, pada tahun 2014 dan dibawa ke California untuk ditayangkan di televisi Khatab.

Awalnya, Seddique mendukung Ghani. Namun, setahun berikutnya, ia berubah. Seddique marah atas upaya Ghani memulai pembicaraan damai dengan Taliban. Pada tahun 2015, Seddique mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden Afghanistan, meski tidak ada pemilihan presiden pada saat itu.

Tak hanya mengkritik kebijakan dalam dan luar negeri Ashraf Ghani, dalam video-videonya, Seddique juga mengkritik keras Pakistan, dinas rahasianya (ISI), mantan presiden Afghanistan Hamid Karzai, sejumlah pejabat Afghanistan, serta beberapa sosok jihadis.

Dalam sebuah video yang dirilis di Facebook pada Februari, ia menyebut Taliban sebagai pelayan ISI. Kemudian, pada video yang dirilis 11 Juni, Seddique, dengan seragam militer, mengatakan bahwa Afghanistan harus menghukum para pengkhianat, yang salah satunya menurut Seddique adalah Ashraf Ghani. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm

Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:31 WIB

Detik-Detik 3 ASN Ditembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

Detik-Detik 3 ASN Ditembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:27 WIB

Isak Tangis Sambut Jenazah Korban Penembakan KKB

Isak Tangis Sambut Jenazah Korban Penembakan KKB

Foto | Jum'at, 11 September 2026 | 15:00 WIB

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:45 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Identitas Pelaku Penembakan Sekolah Katolik Filipina, Bapaknya Kerja di Bea Cukai

Identitas Pelaku Penembakan Sekolah Katolik Filipina, Bapaknya Kerja di Bea Cukai

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:20 WIB

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Detik-detik Penembakan SMP Katolik Filipina, Siswa Bawa 2 Senjata dan Berondong Kelas

Detik-detik Penembakan SMP Katolik Filipina, Siswa Bawa 2 Senjata dan Berondong Kelas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17 WIB

2 Siswa Tewas dalam Penembakan SMP Katolik Filipina, Ditembak dan Bunuh Diri

2 Siswa Tewas dalam Penembakan SMP Katolik Filipina, Ditembak dan Bunuh Diri

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×