Bekasi Nilai Pemberian Vaksin Ulang Sulit Dilakukan

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 28 Juni 2016 | 18:19 WIB
Bekasi Nilai Pemberian Vaksin Ulang Sulit Dilakukan
Keterangan pers usai rapat koordinasi tentang vaksin palsu di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Bekasi menilai pemberian vaksi ulang terhadap bayi di wilayahnya tidak mudah. Bayi diberikan vaksin ulang lantaran ada kasus vaksin palsu di sana.

Namun, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tety Manurung setuju adanya vaksin ulang kepada bayi.

"Kita sih menyambut baik itu arahan ibu Menteri Kesehatan Nila F Moeloek seperti itu. Sebelum ada arahan itu, sebenarnya memang harus ada vaksin ulang," ujar Tety kepada Suara.com, Selasa (28/6/2016).

Tety menjelaskan kesulitan pemberian ulang vaksin itu lantaran harus dikoordinasikan ke pihak pembuat vaksin yakni PT Bio Farma.

"Kita sudah hubungi PT Biofarma apakah mereka bersedia, tapi mereka katakan belum ada instruksi untuk menyiapkan beberapa juta vial (vaksin)," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang akan memberikan vaksin ulang kepada bayi secara gratis, menyusul peredaran vaksin palsu.

Pemberian vaksin ulang akan dilakukan pendataan dulu terhadap bayi yang pernah menerima vaksin palsu. Kemenkes akan bekerjasama dengan dokter anak untuk memastikannya.

Langkah lain yang diambil Kemenkes, pembentukan tim satuan tugas khusus untuk menyelidiki peredaran vaksin palsu yang terungkap dalam sepekan terakhir. Tim satgas akan menelusuri darimana awal ditemukannya vaksin palsu sampai penerimanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dinkes Bekasi Klaim Tak Temukan Vaksin Palsu

Dinkes Bekasi Klaim Tak Temukan Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 17:37 WIB

BPOM Klaim Lakukan Pengawasan Ketat Terhadap Peredaran Vaksin

BPOM Klaim Lakukan Pengawasan Ketat Terhadap Peredaran Vaksin

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 17:09 WIB

Menkes Kirim 'Penawar' ke Kawasan Penyebaran Vaksin Palsu

Menkes Kirim 'Penawar' ke Kawasan Penyebaran Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:59 WIB

Satgas Penanganan Vaksin Palsu

Satgas Penanganan Vaksin Palsu

Foto | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:56 WIB

BPOM Belum Mau Ungkap Nama Rumah Sakit Pemberi Vaksin Palsu

BPOM Belum Mau Ungkap Nama Rumah Sakit Pemberi Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:20 WIB

Waspada, Vaksin Bayi Palsu Sudah Beredar di Daerah Ini

Waspada, Vaksin Bayi Palsu Sudah Beredar di Daerah Ini

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:01 WIB

BPOM Beberkan 12 Vaksin yang Dipalsukan

BPOM Beberkan 12 Vaksin yang Dipalsukan

Health | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:38 WIB

BPOM Tanggapi Temuan Vaksin Palsu

BPOM Tanggapi Temuan Vaksin Palsu

Foto | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:37 WIB

Buru Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu, Polisi Bentuk Tim Satgas

Buru Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu, Polisi Bentuk Tim Satgas

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:33 WIB

Saksi: Pasutri Pembuat Vaksin Palsu Bawa Tas Besar Tiap Minggu

Saksi: Pasutri Pembuat Vaksin Palsu Bawa Tas Besar Tiap Minggu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 18:15 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×