Polisi Tak Temui Titik Terang Soal Penyerangan Distro Jakmania

Kamis, 30 Juni 2016 | 15:07 WIB
Polisi Tak Temui Titik Terang Soal Penyerangan Distro Jakmania
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, Minggu (26/6/2016). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Polda Metro Jaya belum mendapatkan titik terang untuk mengungkap pelaku penyerangan distro Crazy Orange yang menjual atribut Persija Jakarta dan The Jakmania di Jalan Percetakan Negara Raya, RT 2, RW 6, nomor C 263, Rawasari, Cempaka Putih Jakarta Pusat, Sabtu (25/6/2016) lalu. Dari insiden itu, satu anggota The Jakmania bernama Farhan mengalami luka sobek di bagian perut akibat senjata tajam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan pihaknya belum menemukan petunjuk mengenai ciri-ciri dari para pelaku.

"Semua itu harus berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup. Kelemahannya sampai saat ini kita tidak bisa menentukan siapa pelakunya, karena dari keterangan saksi-saksi belum menemukan petunjuk," kata Awi di Polda Metro Jaya, Kamis (30/6/2016).

Dia sendiri membandingkan petunjuk-petunjuk yang banyak ditemukan terkait aksi kerusuhan suporter The Jakmania di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (25/6/2016) lalu yang menyebabkan enam anggota polisi mengalami luka-luka.

"Coba kalau penyerangan The Jakmania yang di GBK, kita temukan foto, dari CCTV, kemudian Hate Speech. Semua jelas, jadi gampang, bisa ditentukan tersangkanya. Nah kalau ini tadi susahnya karena pelaku menggunakan helm," katanya.

Awi menjamin pihaknya akan transparan untuk menyelidiki kasus penyerangan distro Crazy Orange yang dilakukan orang tidak dikenal. Bahkan Awi mengaku menunjukkan foto-foto dari 15 anggota polisi yang diamankan kepada para korban dan saksi. Namun, kata Awi tetap saja tidak ada yang mengenali para pelaku penyerangan.

"Foto-foto yang 15 polisi itu juga kita tunjukkan. Tapi diam aja, kita sangat terbuka kok. Siapa pun yang bersalah kita tindak," kata dia.

Sebelumnya, terjadi penyerangan terhadap disto Crazy Orange oleh puluhan orang tak dikenal. Akibat dari penyerangan dan pengrusakan tersebut ada tiga suporter The Jakmania mengalami luka-luka. Anggota Jakmania bernama Farhan luka di bagian perut karena ditusuk senjata tajam. Sedangkan Reza dan Agil memar di bagian pelipis dan pundak akibat pukulan benda tumpul.

Diduga, insiden penyerangan dan pengrusakan tersebut buntut dari kasus pengeroyokan anggota polisi oleh suporter The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Jumat (25/6/2016) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI