Setelah Solo, Bom Mobil Meledak di Thailand

Tomi Tresnady | Suara.com

Selasa, 05 Juli 2016 | 19:26 WIB
Setelah Solo, Bom Mobil Meledak di Thailand
Pimpinan Junta Militer Thailand, Jenderal Prayuth Chan-ocha. (Reuters)

Suara.com - Serangan gerilyawan di Thailand telah menonjak di bulan Ramadan. Terbaru, terjadi pemboman datang secara berturut-turut setelah pertumpahan darah di Turki, Malaysia, Bangladesh, Irak, Arab Saudi, dan Indonesia.

Dua petugas polisi dilaporkan terluka pada hari Selasa (5/7/2016) ketika sebuah bom yang diyakini ditempatkan di bawah kendaraan meledak di perbatasan provinsi Pattani bagian selatan.

Bangkok Post yang dilansir Time melaporkan ledakan terjadi di sebuah pos pemeriksaan perbatasan di distrik Nong Chik sekitar pukul 11:00 siang waktu setempat.

Pemberontakan gerilyawan Muslim memang sering terjadi di mana Agence France-Presse melaporkan lebih dari 6.500 orang tewas dalam hampir setiap hari terjadi serangan sejak 2004.

Telah terlihat serangkaian kekerasan dalam beberapa hari terakhir selama bulan puasa. Pemboman lain di Pattani, pada Minggu (3/6) telah menewaskan seorang polisi dan melukai tiga orang lainnya, dan sedikitnya tiga lainnya tewas dalam serangan terpisah hampir bersamaan di provinsi tetangga, Yala.

Pada tanggal 28 Juni, sebuah granat dilemparkan ke sebuah bar yang ramai di Puchong, Malaysia bagian barat, di mana orang-orang sedang menyaksikan pertandingan Euro 2016 di televisi. Delapan orang terluka dalam serangan itu dan polisi menyalahkan teroris yang berafiliasi dengan ISIS di Suriah.

Pada hari yang sama, lebih dari 40 orang tewas dan 200 lainnya luka-luka setelah bom bunuh diri disertai tembakan menyerang bandara Ataturk, Istanbul, Turki.

Pada tanggal 2 Juli, orang-orang bersenjata menyerbu sebuah restoran yang disukai orang asing di Dhaka, Bangladesh. Serangan itu menyebabkan 20 orang tewas.

Pada tanggal 3 Juli, seorang pembom bunuh diri mengirim satu truk penuh dengan bahan peledak di area perbelanjaan Baghdad hingga menyebabkan pembantaian yang mengerikan. Korban tewas kini telah mencapai 175 orang, seperti dilaporkan Associated Press.

Seorang pembom bunuh diri meledakkan diri pada Senin (4/6) di dekat konsulat AS di Jeddah, Arab Saudi, hingga melukai dua penjaga. Di hari yang sama, bom juga meledak di luar Masjid Madinah di mana Nabi Muhammad dimakamkan. Insiden itu menewaskan empat pasukan keamanan.

Pada hari Selasa (5/6), seorang pembom bunuh diri menyerang markas Polresta Solo. Selain membunuh pelaku juga melukai seorang petugas. Serangan terjadi hanya empat minggu setelah sejumlah bom bunuh diri digagalkan di kota terbesar di Indonesia, Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tersangka Bom Bangkok Jalani Rekonstruksi

Tersangka Bom Bangkok Jalani Rekonstruksi

News | Sabtu, 26 September 2015 | 17:15 WIB

Polisi: Terduga Pembom Bangkok Kedua Punya Peran Kunci

Polisi: Terduga Pembom Bangkok Kedua Punya Peran Kunci

News | Selasa, 01 September 2015 | 18:33 WIB

Pascabom, Pariwisata Thailand Optimis Membaik di Akhir Tahun

Pascabom, Pariwisata Thailand Optimis Membaik di Akhir Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:47 WIB

Terkini

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:19 WIB

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:01 WIB

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB