ISIS Perjualbelikan Gadis Yazidi Via WhatsApp dan Telegram

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2016 | 05:05 WIB
ISIS Perjualbelikan Gadis Yazidi Via WhatsApp dan Telegram

Suara.com - "Perawan. Cantik. 12 tahun... harganya sudah mencapai 12.500 Dolar dan ia akan segera terjual", demikian tulisan dalam sebuah iklan yang muncul di aplikasi pengiriman pesan terenkripsi Telegram. Iklan tersebut muncul bersama iklan-iklan lainnya seperti kucing, peralatan taktis, dan senjata yang diperjualbelikan oleh para anggota ISIS.

Informasi tersebut didapat oleh Associated Press dari kelompok aktivis komunitas minoritas Yazidi, yang hingga kini masih jadi bulan-bulanan, ditindas oleh ISIS. Kelompok aktivis tersebut kini masih berupaya membebaskan sekitar 3.000 perempuan dan anak gadis yang masih ditahan dan dijadikan budak seks oleh ISIS.

Meski makin banyak mengalami kekalahan di berbagai kota yang mereka kuasai, ISIS tak juga berhenti memperjualbelikan mereka lewat aplikasi Telegram, maupun WhatsApp. ISIS juga makin ketat mengawasi para tawanannya ini, mencegahnya diselamatkan oleh kelompok aktivis.

ISIS menangkapi para aktivis yang mencoba membebaskan tawanan. Mereka juga membuat basis data berisi foto tawanan dan 'pemilik' masing-masing, untuk mencegah mereka lolos dari pemeriksaan di pos-pos penjagaan ISIS.

Associated Press menerima data berisi 48 foto dari para tawanan. ISIS membuat basis data dari para tawanan, seolah mereka adalah 'harta benda'

"Mereka mendaftar setiap budak, setiap orang yang mereka 'miliki', dan apabila ada seorang gadis kabur, setiap pos pemeriksaan ISIS akan mengetahui bahwa gadis tersebut kabur dari pemiliknya," kata Mirza Danai, pendiri organisasi relawan Jerman-Irak, Luftbrucke Irak.

Salah satu dari budah ISIS tersebut, Lamiya Aji Bashar (18), pada bulan Maret lalu berhasil kabur setelah lima kali mencoba. Ia berlari ke perbatasan dan dikejar oleh tentara ISIS. Malang, sebuah ranjau darat meledak di dekatnya. Dua gadis Yazidi yang lari bersamanya tewas, sementara Lamiya mengalami pecahan bom yang membuat mata kanannya buta, sementara kulitnya melepuh.

Kaum Yazidi menjadi bulan-bulanan ISIS lantaran dinilai sesat karena mencampuradukkan ajaran-ajaran Islam, Kristen, dan Zoroastrianisme. Sebelum perang, populasi warga Yazidi di Irak mencapai 500 ribu jiwa. Namun, saat ini tidak diketahui berapa banyak yang tersisa.

Selain Lamiya, ada pula Nazdar Murat, seorang gadis remaja Yazidi yang berusia 16 tahun ketika diculik bersama sekitar duapuluhan perempuan lainnya di Sinjar, Irak, saat ISIS menguasai wilayah tersebut. Kini, keberadaan Nazdar tidak diketahui. Sang ibu, Nouri Murat, mengaku pernah ditelepon putrinya sekali, enam bulan silam. Dalam pembicaraan selama beberapa detik, diketahui bahwa Nazdar berada di Mosul. Namun, kini tak lagi terdengar kabar darinya. Sang ibu mengaku ada yang mengatakan padanya bahwa sang putri sudah bunuh diri, namun ia tidak percaya.

Telegram dan WhatsApp

Telegram menggunakan teknologi enkripsi, di mana orang luar tidak bisa melihat percakapan yang terjadi diantara dua pihak. Namun, Telegram mengatakan akan menghapus konten yang ilegal apabila dianggap perlu.

Senada dengan Telegram, WhatsApp, yang juga melindungi percakapan pribadi diantara penggunanya, berkomitmen mencegah terjadinya penyalahgunaan dan secara rutin menghapus kanal-kanal yang digunakan oleh ISIS yang dilaporkan oleh pengguna. (Al Arabiya/AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Video | Minggu, 03 Agustus 2025 | 16:45 WIB

Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?

Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?

News | Senin, 03 Februari 2025 | 10:24 WIB

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 21:06 WIB

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 16:29 WIB

Terkini

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB