Kadishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Kurangi Angka Kemacetan

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 18 Juli 2016 | 17:50 WIB
Kadishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Kurangi Angka Kemacetan
Pemberlakuan sistem ganjil genap diyakini mengurangi kemacetan di Jakarta. [suara.com/Oke Atmaja]

Kepala Dinas Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah menilai jika penerapan uji coba sistem ganjil-genap sebagai pengganti sistem 3 in 1 d jalan protokol Ibu Kota bisa mengurangi angka kemacetan kendaraan.

"Kita realistis 20-30 persen bisa menekan kepadatan," kata Andri dalam rapat dengan anggota DPRD Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (18/7/2016).

Menurutnya, tingkat kepadatan kendaraan tersebut berdasarkan dari data jumlah kendaraan yang melintas di kawasan jalam protokol.

"Terdapat 18 juta kendaraan.  Pergerakan kendaraan dari Utara-Selatan atau dari Semanggi menuju Bundaran Senayan, terhitung ada 5.675 kendaraan per jam. Sedang arah sebaliknya, Selatan ke Utara atau Bundaran Senayan menuju Semanggi, ada 6.392 per jam," kata dia.

Andri melanjutkan berdasarkan catatan jumlah kendaraan yang terhitung apabila dibagi dengan sistem ganjil genap maka dipastikan arus lalu lintas di kawasan jalan protokol bisa terpantau.

Rencana penerapan sistem ganjil genap akan mulai diujicobakan pada 26 Juli 2016 mendatang. Sementara waktu pemberlakuan kebijakan diperkirakan antara 23-30 Agustus 2016.

Mekanisme kebijakan ganjil genap ini akan dilaksanakan sesuai tanggal, sehingga kendaraan berpelat nomor ganjil boleh lewat saat tanggal ganjil dan kendaraan berpelat nomor genap diizinkan melintas saat tanggal genap.

Jam pemberlakukan uji coba sistem ganjil genap di jalan protokol tersebut yakni pada pagi hari mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB, dan sore hari mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Langgar Aturan Ganjil-Genap, Ini Ganjarannya

Langgar Aturan Ganjil-Genap, Ini Ganjarannya

News | Senin, 18 Juli 2016 | 16:52 WIB

Berplat Hitam, Taksi Online Kena Kebijakan Ganjil-Genap

Berplat Hitam, Taksi Online Kena Kebijakan Ganjil-Genap

News | Senin, 18 Juli 2016 | 16:39 WIB

Uji Coba Ganjil-Genap, Satpol PP Diminta Tak Dilibatkan

Uji Coba Ganjil-Genap, Satpol PP Diminta Tak Dilibatkan

News | Senin, 18 Juli 2016 | 16:26 WIB

Bahas Sistem Ganjil Genap, DPRD Tanya Dishub Soal Proyek ERP

Bahas Sistem Ganjil Genap, DPRD Tanya Dishub Soal Proyek ERP

News | Senin, 18 Juli 2016 | 15:21 WIB

Ahok Klaim Pengawasan Sistem Ganjil-Genap Lebih Mudah

Ahok Klaim Pengawasan Sistem Ganjil-Genap Lebih Mudah

News | Senin, 27 Juni 2016 | 12:00 WIB

Uji Coba Sistem Ganjil Genap Ditunda

Uji Coba Sistem Ganjil Genap Ditunda

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 15:53 WIB

Begini Cara Menerapkan Sistem Ganjil-Genap

Begini Cara Menerapkan Sistem Ganjil-Genap

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 15:11 WIB

Uji Coba Sistem Ganjil Genap, Pasukan Dishub Dikerahkan

Uji Coba Sistem Ganjil Genap, Pasukan Dishub Dikerahkan

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 12:22 WIB

YLKI Kritik Rencana Penerapan Sistem Ganjil Genap Langkah Mundur

YLKI Kritik Rencana Penerapan Sistem Ganjil Genap Langkah Mundur

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 11:11 WIB

Sembilan Titik Ini Jadi Lokasi Uji Coba Sistem Ganjil Genap

Sembilan Titik Ini Jadi Lokasi Uji Coba Sistem Ganjil Genap

News | Senin, 20 Juni 2016 | 17:36 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB