Mau Magang di Kantor Ahok? Gajinya Rp1 Juta sampai Rp4 Juta

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 21 Juli 2016 | 12:34 WIB
Mau Magang di Kantor Ahok? Gajinya Rp1 Juta sampai Rp4 Juta
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Polri, di Jakarta, Kamis (14/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali membuka kesempatan kepada para mahasiswa dan profesional untuk mengikuti program magang kerja di kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ada pendaftaran dan kita seleksi, IP-nya, terus kita bagi ada belasan (posisi) yang anda suka," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Ahok menyebutkan bidang magang yang tersedia yaitu bagian tata kota, perumahan, sosial, anggaran, transportasi, hukum, dan politik.

"Jadi anak-anak waktu dibuka, dia daftar di email yang sekarang lebih bagus kita bikin sistem," kata Ahok.

Dari pengalaman selama ini, kata Ahok, umumnya mereka yang berminat magang di kantor gubernur motifnya bukan untuk mencari uang, melainkan mencari pengalaman sekaligus menunggu beasiswa kuliah ke luar negeri. Sebagian anak magang Ahok ada yang kemudian kuliah di Universitas Negeri di Cambridge, Inggris.

"Atau baru lulus, mereka kepingin cari pengalaman dulu, atau ada yang kerja di perusahaan profesional kaya Mckinsey Boston adalagi yang di Singapura, dia bosen, dia kepingin cuti tiga bulan cari pengalaman di kita," Ahok.

Ahok tak sembarangan menerima anak magang karena kuotanya terbatas sekitar 30 orang. Semua yang mendaftar akan diseleksi.

"Sekarang tiga bulan (magang) nggak cukup, proyeknya nggak selesai. Kita mau buka enam bulan, supaya yang cuma bisa satu bulan, dua bulan, nggak usah masuk lagi, deh," ujarnya.

Semua anak magang akan mendapatkan uang saku, tapi biasanya sebagian tidak mau menerimanya.

"Ada yang Rp1 juta, ada yang Rp1,5 juta, tergantung. Misal kamu datang dari Makassar, kamu nggak punya tempat kos, ya kamu agak besaran bisa Rp4 juta," katanya.

Pendaftaran program magang dibuka sejak 18 Juli 2016 dan akan ditutup 6 Agustus 2016. Durasi magang kali ini lebih lama dari sebelumnya, mulai tanggal 3 Oktober 2016 hingga 31 Maret 2017. Syaratnya gampang, kirimkan CV selambat-lambatnya 6 Agustus 2016 ke [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:59 WIB

DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!

DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:05 WIB

Glorified Internships: Saat Magang Berubah Menjadi Perbudakan Modern

Glorified Internships: Saat Magang Berubah Menjadi Perbudakan Modern

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:45 WIB

Magang Gratis dan Eksploitasi Tenaga Kerja demi Pengalaman

Magang Gratis dan Eksploitasi Tenaga Kerja demi Pengalaman

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:41 WIB

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 20:23 WIB

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:31 WIB

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

Evaluasi Program Magang Nasional, Menaker Blacklist Perusahaan Langgar Jam Kerja

Evaluasi Program Magang Nasional, Menaker Blacklist Perusahaan Langgar Jam Kerja

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus

Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:48 WIB

Agar Kompetensi Optimal, Menaker Dorong Tugas Magang Sesuai Pendidikan

Agar Kompetensi Optimal, Menaker Dorong Tugas Magang Sesuai Pendidikan

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB