Tiga Langkah Jitu Jokowi Perbaiki Ekonomi Indonesia

Tomi Tresnady | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 24 Juli 2016 | 23:58 WIB
Tiga Langkah Jitu Jokowi Perbaiki Ekonomi Indonesia
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo di atas jembatan gantung menuju Kampung Ranca Garut, Desa Sangiang Tanjung, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Senin (4/7/2016). [Biro Pers Istana]

Presiden Joko Widodo mengatakan jika jajarannya harus terus melakukan pembenahan agar Indonesia bisa melakukan perbaikan di bidang ekonomi.

Cara yang pertama yakni, dengan dimulainya deregulasi ekonomi. Sebab, menurutnya kesulitan untuk mempercepat pemulihan di bidang ekonomi karena adanya sejumlah regulasi yang masih tumpang tindih.

"Pertama, mulai deregulasi ekonomi. Menyelesaikan kerumitan peraturan, regulasi, yang sangat menyulitkan untuk memutuskan dengann cepat, itu akan terus kita lanjutkan. Karena dengan cara seperti itu kita akan semakin efisien, negara bisa cepat memutuskan kalau ada perubahan ekonomi dunia. Dunia saat ini sangat sulit ditebak. Maka, deregulasi sangat penting sekali," kata Jokowi saat memberikan pidato di acara Silahturahmi Nasional relawan pendukung di Wisma Serbaguna, Jalan Manilla Pintu 1 Gelora Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (24/7/2016) malam.

Langkah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, menurut Jokowi percepatan di bidang pembangunan infrastruktur yang harus dilakukan di seluruh daerah di Indonesia. Terlebih, kata dia, percepatan di bidang infrastruktur harus segera dilakukan apabila Indonesia tidak ingin ketinggalan dengan negara-negara asing

"Percepatan pembangunan infrastruktur. Kita mulai di mana-mana agar dimulai dulu. Kalau sudah memulai, kita sulit menghentikan. Kalau belum mulai, nggak akan mulai-mulai. Persaingan antar negara sangat ketat, berebut investasi, sehingga fondasi-fondasi ini yang kita bangun secepat-cepatnya? Saya ingin pembangunan di Papua, maluku, NTT, NTB," katanya.

Jokowi juga meminta seluruh masyrakat bisa melaporkan kepada dirinya secara langsung apabila melihat adanya oknum birokrat yang bermain adanya sejumlah proyek infrastruktur. Pasalnya, dia menilai, apabila ada pejabat negara terlibat permainan proyek pemerintah bisa menghambat jalannya rencana pembangunan.

"Kalau ada hal-hal di lapangan, kelihatan ada hambatan, agar saya diberitahu, informasikan kepada saya. Kita tidak mau lagi, ada jalan tol yang berhenti 20 tahun karena pembebasan lahan. Biasanya di birokrasi kita kayak gitu ada yang main-main," kata dia.

"Tanpa perombakan, keberanian memangkas, jangan berharap kita berkompetisi dengan negara lain. Kuncinya hanya disitu," Jokowi menambahkan

Dia juga mengaku akan menindak tegas apabila ada pejabat negara tidak cepat merespon masyarakat. Dia sendiri mengaku sangat senang apabila ada masyarakat yang melaporkan adanya pejabat daerah yang tidak mau melayani kepentingan masyarakat.

"Di efisiensi pemerintahan, kecepatan pemerintah melayani rakyat. Kalau tradisi lama diteruskan, jangan berharap kita memenangkan kompetisi. Kalau saya ke daerah, ada yang bisik-bisikin ke saya. Informasinya, itu yang saya senang. Informasi seperti itu akan saya langsung kroscek, kalau bener ya gebuk saat itu juga," kata dia.

Menurutnya, tanpa ada keberanian untuk melakukan terobosan-teroboan, maka kira akan tertinggal jauh dengan negara lain.

"Tanpa keberanian seperti itu sulit kita bersaing. Bangsa kita diberi momentum 15 tahun, kalau berhasil transisi, bisa kita tinggal landas. Kalau tidak, ya kita yang ditinggal di landasan," katanya.

"Dengan segala cara, terobosan-terobosan kita harus lakukan itu, dan kita bisa betul-betul tinggal landas. Kita diberi kesempatan, mungkin sampai 2030. Kita semua mau, kita bisa tinggal landas," kata dia.

Jokowi mengatakan adanya terobosan dari pemerintah yang kentara yakni adalah diajukannya RUU Tax Amnesti (pengampunan pajak) dan telah disahkan oleh DPR RI.

"Tax amnesty, itu sebuah langkah terobosan yg berpuluh-puluhan tahun tidak dilakukan. Saya mengukur saat itu, apakah bisa disetujui atau tidak. Tapi alhamdulillah, ternyata bisa. Karena dengan kecepatan, UU tax amnesty bisa disetujui. Karena kalau lewat bulan Juli, momentumnya habis," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Kenang Peristiwa saat Jadi Gubernur hingga Jabat Presiden

Jokowi Kenang Peristiwa saat Jadi Gubernur hingga Jabat Presiden

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 23:50 WIB

Jokowi Temui Pendukungnya di Senayan, Malam Ini

Jokowi Temui Pendukungnya di Senayan, Malam Ini

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 11:17 WIB

Jokowi Akan Dapat Doktor Kehormatan dari IAIN Padang

Jokowi Akan Dapat Doktor Kehormatan dari IAIN Padang

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 09:44 WIB

Politisi PDIP Nilai Tak Etis Golkar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Politisi PDIP Nilai Tak Etis Golkar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 17:52 WIB

Menteri-menteri Menghadap Jokowi di Istana, Ada Apa?

Menteri-menteri Menghadap Jokowi di Istana, Ada Apa?

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 16:47 WIB

Golkar Tak Bisa Tolak Kalau Jokowi Beri Kursi di Kabinet

Golkar Tak Bisa Tolak Kalau Jokowi Beri Kursi di Kabinet

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 16:16 WIB

Partai Golkar Mau Deklarasi Dukung Jokowi Maju Pilpres 2019

Partai Golkar Mau Deklarasi Dukung Jokowi Maju Pilpres 2019

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:45 WIB

Malam Ini, Presiden Jokowi Tinggalkan Medan Kembali ke Jakarta

Malam Ini, Presiden Jokowi Tinggalkan Medan Kembali ke Jakarta

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 21:44 WIB

Jokowi Akui 62 Ribu Koperasi di Indonesia Tidak Aktif

Jokowi Akui 62 Ribu Koperasi di Indonesia Tidak Aktif

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 16:47 WIB

Jokowi Minta Berbagai Bandara Kecil di Indonesia Segera Diperluas

Jokowi Minta Berbagai Bandara Kecil di Indonesia Segera Diperluas

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 16:07 WIB

Terkini

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB