Anak Buah Megawati: Rayuan Hanura Belum Menggoyahkan

Senin, 01 Agustus 2016 | 18:42 WIB
Anak Buah Megawati: Rayuan Hanura Belum Menggoyahkan
Rombongan Hanura dipimpin oleh Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji atau Ongen ke kantor DPD PDI Perjuangan DKI diterima Plt. Ketua DPD PDIP DKI Bambang D. H. [suara.com/Nikolaus Tolen]
Setelah dilobi Partai Hanura agar mendukung Basuki Tjahaja Purnama di pilkada Jakarta periode 2017-2022, Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI Jakarta Bambang Dwi Hartono mengatakan partainya tak mau tergesa-gesa mengusung calon.

"Kami sekali lagi belum mau tergesa-gesa, karena selain survei, kami terus melihat dinamika di lapangan, lebih baik hati-hati daripada blunder nanti," kata Bambang usai menerima kunjungan pimpinan DPD Partai Hanura DKI Jakarta di gedung markas DPD PDI Perjuangan, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2016).

Bambang menekankan partainya sudah memiliki sistem untuk mengusung calon kepala daerah. Sampai sekarang tokoh yang akan diusung sedang dalam tahap penggodokan.

"Di setiap daerah variasi keputusannya, kami tidak ingin tergesa-gesa.PDIP punya mekanisme dan prosedur sendiri, dan itu berdasarkan perkembangan dari hari ke hari," kata Bambang.

Bambang mengatakan partainya mencari calon pemimpin Jakarta yang arif dan bijaksana serta dikehendaki warga.

"Harapannya mencari pemimpin yang arif dan bijaksana, karena di Jakarta ini punya banyak orang yang pintar, tetapi kita cari yang baiklah. Rayuan Hanura belum menggoyahkan," kata Bambang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji (Ongen) mengatakan akan terus merayu PDI Perjuangan agar ikut mendukung Ahok.

"Saya berharap kemesraan Hanura dan PDIP ini tidak cepat berlalu dan terus berlanjut. Saya ingin mencoba melunakkan hati teman PDIP, karena kemarin kita sudah deklarasikan Ahok," kata Ongen usai bertemu pimpinan DPD PDI Perjuangan DKI.

Hanura dan PDI Perjuangan merupakan sama-sama partai pendukung Presiden Joko Widodo.

Ongen ingin hubungan yang mesra antara Hanura dan PDI Perjuangan yang terjalin sejak Pemilihan Presiden tahun 2014 tak berakhir di pemilihan gubernur Jakarta yang akan diselenggarakan Februari 2016. Dengan kata lain, PDI Perjuangan mengusung calon sendiri untuk melawan Ahok.

Hanura berharap PDI Perjuangan mau bergabung ke dalam koalisi pendukung Ahok yang sekarang sudah ada tiga partai: Nasdem, Hanura, dan Golkar.

"Selaku ketua DPD Hanura, apa yang saya ucapkan bagaikan panah keluar dari busurnya, tidak akan berubah," kata Ongen.

Ongen optimistis PDI Perjuangan akan melunak.

"Mudah-mudahan kedepan ada angin segar yang diberikan PDIP untuk kita untuk membangun koalisi besar untuk membangun Jakarta yang modern dan berkualitas. PDIP adalah partai pemenang pemilukada Jakarta, untuk membangun Jakarta yang kuat, dibutuhkan PDIP," kata Ongen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI