Haris Azhar Tegaskan Status Dirinya Masih Terlapor

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2016 | 02:51 WIB
Haris Azhar Tegaskan Status Dirinya Masih Terlapor
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan Haris Azhar. [Suara.com/Oke Atmaja]

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar menegaskan dirinya belum tahu apakah dirinya sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nama baik oleh Mabes Polri. Namun Haris membenarkan bahwa dirinya dilaporkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Yang saya tahu saya menjadi terlapor. Saya tahunya kemarin, Selasa (2/8/2016), saya dilaporkan ke polisi oleh BNN dan TNI," kata Haris saat dihubungi Suara.com dini hari, Rabu (3/8/2016).

Mengenai kepastian status dirinya apakah sudah menjadi tersangka, Haris mempersilakan untuk mengkonfirmasi langsung dengan pihak Mabes Polri. "Anda tanyakan saja ke Boy (Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, red)," ujar Haris.

Haris menegaskan dirinya pagi ini akan melakukan pertemuan dengan tim kuasa hukum KontraS untuk mengantisipasi langkah yang akan dilakukan.

Terlepas dari kasus pelaporan terhadap dirinya, Haris menyayangkan negara justru tidak pro aktif melakukan penggalian informasi yang ia kemukakan pada publik berdasarkan pengakuan almarhum Freddy Budiman. Menurutnya, negara seharusnya membentuk tim untuk melakukan investigasi untuk membongkar benar tidaknya pengakuan Freddy bahwa banyak oknum aparat negara yang terlibat dalam bisnis peredaran narkoba. "Ini kan fokusnya jadi malah bergeser, seolah-olah saya dianggap melakukan pencemaran nama baik," tutup Haris.

Sebelumnya, publik dihebohkan oleh pengakuan Haris Azhar yang mengatakan polisi menerima duit sebesar Rp 90 miliar dari bandar narkoba Freddy Budiman. Haris Azhar mendapatkan informasi tersebut dari kesaksian almarhum Freddy Budiman terkait keterlibatan oknum Badan Narkotika Nasional, Polri, dan Bea Cukai dalam peredaran narkoba. Haris mengatakan kesaksian Freddy didapat pada masa kesibukan memberikan pendidikan HAM kepada masyarakat di masa kampanye Pilpres 2014. Haris memperoleh undangan dari salah satu organisasi gereja yang aktif memberikan pendampingan rohani di Lapas Nusakambangan.

Freddy sendiri akhirnya dieksekusi mati pada jumat dini hari (29/7/2016) di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Jenazah Freddy Budiman dimakamkan di Kalianak, Surabaya, Jawa Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Dibunuh seperti Munir, Haris Azhar akan Diamankan

Takut Dibunuh seperti Munir, Haris Azhar akan Diamankan

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 19:25 WIB

KontraS-Polri Perlu Kerjasama Ungkap Pengakuan Freddy Budiman

KontraS-Polri Perlu Kerjasama Ungkap Pengakuan Freddy Budiman

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 15:18 WIB

Terkait Freddy, Ruhut: Bandar Narkoba Itu Jago Berbohong

Terkait Freddy, Ruhut: Bandar Narkoba Itu Jago Berbohong

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 21:24 WIB

Freddy Meninggal, Polri Sulit Buktikan Tulisan Haris Azhar

Freddy Meninggal, Polri Sulit Buktikan Tulisan Haris Azhar

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 19:09 WIB

Komisi I Minta Jenderal Terlibat Bisnis Narkoba Freddy Dipecat

Komisi I Minta Jenderal Terlibat Bisnis Narkoba Freddy Dipecat

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 16:47 WIB

DPR Apresiasi Respon Jenderal Gatot Soal Pengakuan Freddy Budiman

DPR Apresiasi Respon Jenderal Gatot Soal Pengakuan Freddy Budiman

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 16:14 WIB

Fadli Zon Berkomentar Soal Cerita Mengejutkan Freddy Budiman

Fadli Zon Berkomentar Soal Cerita Mengejutkan Freddy Budiman

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 16:10 WIB

Dari 14 Orang, Hanya Eksekusi Empat Orang, Fadli: Kejaksaan Aneh

Dari 14 Orang, Hanya Eksekusi Empat Orang, Fadli: Kejaksaan Aneh

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 15:20 WIB

Ungkap Info Freddy Budiman, DPR akan Minta Keterangan Haris Azhar

Ungkap Info Freddy Budiman, DPR akan Minta Keterangan Haris Azhar

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 14:12 WIB

Polisi Telusuri "Cerita Busuk dari Seorang Bandit"

Polisi Telusuri "Cerita Busuk dari Seorang Bandit"

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 13:42 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB