Jokowi Sindir Ahok soal Minimnya Serapan Anggaran

Arsito Hidayatullah | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2016 | 12:52 WIB
Jokowi Sindir Ahok soal Minimnya Serapan Anggaran
Presiden Joko Widodo saat membagikan sembako kepada warga di beberapa tempat di Kota Serang, Banten, Kamis (30/6/2016). [Setpres RI]

Suara.com - Di hadapan ratusan kepala daerah yang hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI-nya belum maksimal.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat memaparkan 10 daerah terbesar yang menyimpan dana APBD-nya di bank secara terbuka.

"Pak Ahok, uangnya (APBD) memang gede, tapi menyimpannya juga gede. Masih ada Rp13,9 triliun. Ini harus dikeluarkan. Jawa Barat nomor dua," kata Jokowi, di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016).

 
Posisi kedua provinsi yang masih banyak menyimpan dana di bank memang adalah Jawa Barat, yakni masih sebesar Rp8,034 triliun. Ketiga adalah Jawa Timur dengan Rp3,9 triliun, keempat Riau dengan Rp2,86 triliun, lalu kelima Papua sebanyak Rp2,59 triliun.

Di posisi keenam ada Jawa Tengah dengan dana Rp2,46 triliun, ketujuh Kalimantan Timur dengan Rp1,57 triliun, kedelapan Banten yang masih ada Rp1,52 triliun, lalu kesembilan adalah Bali dengan Rp1,4 triliun. Yang terakhir dalam daftar 10 besar itu adalah Aceh dengan dana tersimpan di bank masih Rp1,4 triliun.

Melihat kondisi tersebut, Jokowi pun meminta kepada seluruh kepala daerah untuk segera mencairkan dana APBD tersebut, agar uangnya dapat segera beredar di masyarakat. "Jangan ditahan-tahan, agar bisa berdampak ke perekonomian Indonesia," tegasnya.

Selain provinsi, Jokowi di kesempatan itu juga mengungkapkan beberapa kota yang serapan anggarannya paling rendah. Masing-masing yakni Medan, Surabaya, Tangerang, Cimahi, Depok, Magelang, Tangerang Selatan, Serang, dan Mojokerto.

"Sudah blak-blakan begini, bagaimana rasanya? Saya sudah dibisiki Menkeu, 'Supaya diungkap saja, Pak.' Ya diungkap. Sesuai yang saya sampaikan tahun lalu, bahwa nanti kalau simpanan masih seperti ini, beberapa kabupaten/kota sudah kami terbitkan surat utang," ujar Jokowi lagi.

"Kalau masih gede seperti ini, ya, surat utang akan tambah banyak. Kita mulai manajemen yang ketat. Dengan kondisi global yang masih belum baik, kita harus seperti ini," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Dengar Curhat Kepala Daerah di Rakor Pengendalian Inflasi

Jokowi Dengar Curhat Kepala Daerah di Rakor Pengendalian Inflasi

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 10:56 WIB

Jokowi: APBN 2017 Harus Sesuai Ekonomi Indonesia dan Global

Jokowi: APBN 2017 Harus Sesuai Ekonomi Indonesia dan Global

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 19:58 WIB

Terkini

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB