Nahas, Terlalu Ngotot Raih Emas, Pebalap Ini Malah Cedera Parah

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Minggu, 07 Agustus 2016 | 16:33 WIB
Nahas, Terlalu Ngotot Raih Emas, Pebalap Ini Malah Cedera Parah
Pebalap sepeda Italia yang juga juara Tour de France 2014, Vincenzo Nibali (depan), sesaat sebelum alami kecelakaan dalam balapan jalan raya Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, (6/8) [AFP/Greg Baker]

Suara.com - Ambisi Vincenzo Nibali meraih emas perdananya di Olimpiade berakhir tragis. Pebalap sepeda Italia itu mengalami patah di dua tulang selangka usai alami kecelakaan saat melintasi turunan dengan kecepatan tinggi pada nomor balapan jalan raya Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Sabtu (6//2016) atau Minggu WIB.

Peristiwa ini terjadi saat balapan menyisakan 12,5 km lagi. Nibali melaju cepat mendekati garis finis dan meninggalkan dua pebalap lainnya, Sergio Henao (Kolombia) dan Rafal Majka (Polandia), saat trek mulai menanjak.

Juara Tour de France 2014 itu mencoba menjauhi Henao dan Majka sebelum dia dan Henao kehilangan kendali di turunan dengan cepat. Nibali langsung mendapat penanganan petugas medis setelah gagal selesaikan perlombaan.

Ini merupakan ketiga kalinya pebalap sepeda berusia 31 tahun itu gagal raih emas di tiga Olimpiade yang diikutinya. Nibali pun kemungkinan besar tidak akan turun di nomor time trial pada, Rabu (10/8/2016), di Barra Cluster.

"Dia mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat dan telah keluar dari rumah sakit. Dia (juga) berencana pulang ke Italia," ujar Fabrizio Marchetti, juru bicara tim Olimpiade Italia.

Secara umum, ada lebih dari setengah dari 144 pebalap sepeda yang mengikuti balapan yang menempuh jarak 237,5 km itu di Fort Copacabana, Brasil, yang juga gagal selesaikan lomba.

Beratnya medan yang harus dijalani diungkapkan sejumlah pebalap. Salah satunya datang dari pebalap sepeda asal Irlandia, Dan Martin.

"Itu merupakan hari yang paling sulit sepanjang karier saya. Itu merupakan hari yang sungguh-sungguh brutal," ujar Martin, yang finis di posisi ke-13.

Pernyataan yang hampir senada juga diungkapkan pebalap sepeda asal Amerika Serikat, Brent Bookwalter.

"Di luar sana adalah kekacauan. Semuanya terjadi. Orang-orang berjatuhan, kecelakaan. Itu merupakan hari yang sangat sulit," keluhnya.

Medali emas sendiri diraih pebalap sepeda asal Belgia, Greg van Avermaet, yang mencatatkan total waktu 6 jam 10 menit 5 detik, disusul kemudian oleh Jakob Fuglsang (Denmark) dan Majka yang meraih perak dan perunggu. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI