Suara.com - Indonesia belum berhasil menambah perolehan medali di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro usai Dewi Safitri hanya menempati peringkat ketujuh dari 13 atlet pada cabang angkat besi putri kelas -53 kg.
Dalam pertandingan di Pavillion 2 kompleks olahraga Riocentro, Minggu (7/8/2016) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB, Dewi hanya mencatat total angkatan 185 kg.
Pada angkatan snatch, lifter berusia 23 tahun ini hanya berhasil membukukan angkatan 80 kg. Itupun sukses dilakukannya pada percobaan ketiga.
Sedangkan pada clean & jerk, Dewi berhasil mengangkat beban seberat 105 kg. Dia sempat mencoba lakukan angkatan 108 kg pada percobaan ketiga, namun gagal.
Medali emas sendiri diraih lifter asal Taiwan, Hsu Shu-ching. Juara dunia berusia 25 tahun itu berhasil mencatatkan total angkatan 212 kg (snatch 100 kg dan clean & jerk 112 kg).
Medali perak dan perunggu masing-masing diraih lifter Filipina, Hidilyn Diaz, dengan total angkatan 200 kg (snatch 80 kg dan clean & jerk 112 kg) dan Yoo Jih-hee dari Korea Selatan (total angkatan 199 kg/snatch 88 kg kg dan clean & jerk 111 kg).
Sebelumnya, cabang angkat besi jadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia di ajang pesta olahraga empat tahunan ini. Medali ini disumbangkan lifter putri, Sri Wahyuni Agustiani, yang meraih perak pada kelas -48 kg sehari sebelumnya.