Ruhut: Doa Penutupan Sidang Bersama Tergolong Makar

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2016 | 13:33 WIB
Ruhut: Doa Penutupan Sidang Bersama Tergolong Makar
Ruhut Sitompul [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, HR Muhammad Syafi'i menjadi pembaca doa penutup dalam sidang bersama MPR, DPR dan DPD, di gedung Nusantara, Ruang Paripurna I, kompleks MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016) kemarin.

Doa yang disampaikan Syafi'i tersebut ditafsirkan oleh banyak pihak menyindir pemerintahan di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, dalam doanya tersebut, Syafi'i meminta kepada Tuhan agar rakyat Indonesia dilindungi dari pemimpin yang berkhianat.

"Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, dan kekuasaan yang bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat," kata Syafi'i.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menilai bahwa doa Syafi'i adalah doa makar. Katanya, doa tersebut tidak pantas untuk disampaikan di muka umum, apalagi dalam forum penting.

"Itu doa makar. Nggak baik, ngeri doa itu. Kau dengar dong kata per kata, ngeri itu doa," kata Ruhut di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Ruhut sangat menyelasalkan isi dari doa tersebut. Ia menilai, doa tersebut syarat dengan muatan politis.

"Saya sangat sesalkan, itu doa kecolongan. Yang namanya doa supaya nggak berpolitik, itu pakai teks. Itu kan tidak, bebas, itu bukan improvisasi, itu sudah makar, itu sudah kebangetan," ujar Ruhut.

Ruhut melanjutkan, isi doa Syafi'i tidak terlepas dari kepentingan politik. Katanya, Syafi'i sudah terlalu sering membuat kegaduhan.

"Tapi kan kalian tahu, udah tau partainya apa dikasih doa. Dan ini orang udah banyak kok yang aneh-aneh," tutur Ruhut.

Ruhut juga menilai Syafi'i kurang prestasi, terutama saat Syafi'i menjabat sebagai ketua Pansus Terorisme.

"Saya mau tanya, dia ketua Pansus apa? Terorisme. Apa yang jadi? Nggak ada. Kerjanya cuma bubarkan Densus, bubarkan ini, bubarkan itu," kata Ruhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Archandra, Ruhut: Ada yang Mimpi Jadi Menteri ESDM

Soal Archandra, Ruhut: Ada yang Mimpi Jadi Menteri ESDM

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 14:33 WIB

Ruhut Akui Demokrat Tak Punya Kader Buat Diusung ke DKI 1

Ruhut Akui Demokrat Tak Punya Kader Buat Diusung ke DKI 1

News | Rabu, 03 Agustus 2016 | 15:06 WIB

Di Rapat Paripurna DPR Ruhut Malah Sindir Pokemon Go

Di Rapat Paripurna DPR Ruhut Malah Sindir Pokemon Go

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 13:12 WIB

Ruhut Sedih: Ingat, Rakyat Miskin Ulah Koruptor, Aparat Kok Korup

Ruhut Sedih: Ingat, Rakyat Miskin Ulah Koruptor, Aparat Kok Korup

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 13:11 WIB

Ruhut Sitompul Acungi Jempol OTT KPK

Ruhut Sitompul Acungi Jempol OTT KPK

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 11:36 WIB

Akhirnya Ruhut Sitompul Mau Minta Maaf Kasus Hak Asasi Monyet

Akhirnya Ruhut Sitompul Mau Minta Maaf Kasus Hak Asasi Monyet

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 21:06 WIB

Ahok Bukber Bareng Ruhut Sitompul dan Project Pop di Rumah Dinas

Ahok Bukber Bareng Ruhut Sitompul dan Project Pop di Rumah Dinas

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 11:04 WIB

Ruhut: Penyeragaman Formulir Calon Independen Tak Bisa Saat Ini

Ruhut: Penyeragaman Formulir Calon Independen Tak Bisa Saat Ini

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 14:10 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB