Cerita Tegang Petani saat Pesawat Jatuh di Sawah Tasikmalaya

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Agustus 2016 | 11:26 WIB
Cerita Tegang Petani saat Pesawat Jatuh di Sawah Tasikmalaya
Pesawat latih jenis Fiver Cesna 172 Fiver Warior PK-PBG di areal pesawahan Popok Kujang, Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (18/8). (Antara)

Suara.com - Dua petani yang sedang berada di pohon kelapa nyaris menjadi korban tertabrak pesawat latih jenis Piper PA 28 yang jatuh ke areal pesawahan, Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (18/8/2016) sore.

"Saat kejadian saya sedang berada di pohon kelapa, kapal sangat jelas terlihat melintas di depan saya," kata Iting petani kelapa warga Dusun Pasir Kujang, Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Tasikmalaya, Jumat siang.

Peristiwa itu bermula ketika sedang berada di pohon kelapa, tiba-tiba mendengar suara pesawat dengan jarak yang cukup dekat. Iting bersama petani lainnya yang juga sedang mengambil kelapa untuk bahan gula kelapa itu melihat pesawat menabrak pohon kelapa, hingga akhirnya jatuh ke sawah.

"Pohon kelapa yang ada di depan saya tertabrak oleh sayap pesawat, pohon kelapanya juga langsung patah," katanya.

Selain dirinya, ada juga petani lain yang daun pohon kelapanya .terserempet pesawat tersebut. Namun petani yang berada di pohon tersebut selamat dengan posisi tetap berada di batang pohon.

"Pohon kelapa yang dinaiki Mang Dudung sangat dekat dengan pesawat," katanya.

Iting mengaku beruntung pesawat latih itu tidak menabrak dirinya maupun petani lainnya yang sedang berada di pohon kelapa. Sejumlah petani dan warga lainnya langsung berkerumun untuk membantu penumpang pesawat yang jatuh terbalik di areal pesawahan itu. Sejumlah warga kemudian membawa awak pesawat tersebut ke rumah warga kemudian ke Puskesmas Karangnunggal.

"Penumpang yang kami tolong semuanya masih sadar, masih bisa jalan ke rumah warga," katanya.

Pesawat dengan tiga awak, satu pilot atau instruktur dan dua siswa itu milik Perkasa Flight School yang terbang dari Nusawiru, Kabupaten Pangandaran untuk melakukan latihan. Pesawat tersebut berkeliling di kawasan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, tidak lama kemudian mengalami masalah pada mesin pesawat.

Pilot lalu mengarahkan pendaratan darurat dengan mencari tempat yang tidak ada pemukiman penduduk, hingga akhirnya mendarat dengan kondisi terbalik di areal pesawahan sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebanyak 3 awak pesawat yakni pilot Yosaphat Lintang warga Pekalongan, Jawa Tengah, kemudian dua penumpang M.Arief Rafidan dan M Fadli Rapidan dari Kota Tanggerang, Banten, selamat dalam kecelakaan itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KNKT Periksa Cessna yang Mendarat Darurat di Sawah Tasikmalaya

KNKT Periksa Cessna yang Mendarat Darurat di Sawah Tasikmalaya

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 10:49 WIB

Pesawat Latih Fiver Jatuh di Tasikmalaya

Pesawat Latih Fiver Jatuh di Tasikmalaya

Foto | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 10:08 WIB

Pesawat Pembom AS Jatuh di Pangkalan AU Guam

Pesawat Pembom AS Jatuh di Pangkalan AU Guam

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 17:41 WIB

Pesawat Kecil Gagal Mendarat di Osaka, Semua Penumpangnya Tewas

Pesawat Kecil Gagal Mendarat di Osaka, Semua Penumpangnya Tewas

News | Sabtu, 26 Maret 2016 | 20:28 WIB

Pesawat Militer Jatuh di Ekuador, 22 Orang Tewas

Pesawat Militer Jatuh di Ekuador, 22 Orang Tewas

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 07:00 WIB

Pesawat Jatuh di Kenya Tewaskan 2 Pembuat Film Prancis

Pesawat Jatuh di Kenya Tewaskan 2 Pembuat Film Prancis

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 06:16 WIB

Pesawat TNI Berkali-kali Jatuh, Luhut: Perlu Ada Penelitian

Pesawat TNI Berkali-kali Jatuh, Luhut: Perlu Ada Penelitian

News | Jum'at, 12 Februari 2016 | 13:47 WIB

AJI Malang Kecam Arogansi TNI AU di Peristiwa Pesawat Tucano

AJI Malang Kecam Arogansi TNI AU di Peristiwa Pesawat Tucano

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 20:47 WIB

Video TNI AU Bakal Ungkap Detik-detik Pesawat Tempur Timpa Rumah

Video TNI AU Bakal Ungkap Detik-detik Pesawat Tempur Timpa Rumah

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 20:19 WIB

Sebab Pesawat Tempur Timpa Rumah Warga Belum Terungkap

Sebab Pesawat Tempur Timpa Rumah Warga Belum Terungkap

News | Rabu, 10 Februari 2016 | 19:29 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×