Penerapan Euro4 Dorong Ekspor Mobil dari Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 20 Agustus 2016 | 12:47 WIB
Penerapan Euro4 Dorong Ekspor Mobil dari Indonesia
Sejumlah sales promotion girls (SPG) mobil Lexus menggunakan pakaian kebaya di GIIAS 2016, ICE BSD, Tanggerang, Rabu (17/8). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengakui penerapan standar emisi gas buang Euro4 menjadi salah satu faktor penting untuk membantu mendorong ekspor mobil Indonesia.

Namun penerapan Euro4 akan memicu kenaikan harga kendaraan. Kata Gaikindo, itu tak masalah.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan kenaikan harga kendaraan itu lantaran bahan bakar minyak terendah di pasar kelak adalah yang memiliki Research Octane Number (RON) 95, seperti Pertamax Plus. Teknologi mobil-mobil dengan standar Euro4 pun lebih mahal.

"Tapi ekspor bisa lebih banyak. Jadi harga mobil dan efisiensi yang harus kami lakukan bisa kita tekan. Hitungannya seperti apa belum selesai," ucap Yohannes di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di Tangerang, Banten, Jumat (19/8/2016) kemarin.

Saat ini, ekspor mobil Indonesia memang masih sangat kecil dibandingkan penjualan domestik. Di saat penjualan mobil dalam negeri pada 2015 mencapai 1,050 juta unit, jumlah ekspor baru mencapat 200 ribu unit.

Sementara itu, Direktur Jendral Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan menjelaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah menginstruksikan percepatan pengaplikasian Euro4 pada 2019 atau 2020. Sebab Pertamina mengaku baru siap merevitalisasi kilang minyak Langit Biru di Cilacap untuk memproduksi Pertamax Plus pada 2023.

"Pak Wapres sudah memberikan jalan keluar kalau belum bisa bikin bagaimana jika mengimpor dulu. Tapi, mereka (Pertamina) pasti juga perlu menghitung berapa (harga) kalau mengimpor. Bagaimana logistiknya? Kami juga akan minta data dari Gaikindo, jangan sampai nanti sudah diimpor tapi tidak ada yang pakai Euro4. Nanti Pertamina akan produksi sesuai perkiraan pemakaian kendaraan bermotor," papar Putu.

Lainnya, Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah mengatakan alasan perlunya standar Euro4 di Indonesia adalah karena pasar otomotif global kini paling tidak telah menerapkan Euro4. Ekspor dari Indonesia, yang masih berstandar Euro2, menjadi tidak efisien mengingat pabrikan perlu membuat lajur produksi baru di pabrik khusus untuk ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaikindo Minta Pengurangan PPnBM Sedan Kecil

Gaikindo Minta Pengurangan PPnBM Sedan Kecil

Otomotif | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 12:30 WIB

Chevrolet Trax dan  Toyota Calya Paling Banyak Dicoba di GIIAS

Chevrolet Trax dan Toyota Calya Paling Banyak Dicoba di GIIAS

Otomotif | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 21:37 WIB

Lima SUV Terbaru yang Perlu Anda Lirik di GIIAS 2016

Lima SUV Terbaru yang Perlu Anda Lirik di GIIAS 2016

Otomotif | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 06:12 WIB

Indonesia Pasar Terbesar Kedua Solar Gard di Asia

Indonesia Pasar Terbesar Kedua Solar Gard di Asia

Otomotif | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 20:28 WIB

Belum Sebulan, Penjualan Toyota Calya Sudah Lampaui Target

Belum Sebulan, Penjualan Toyota Calya Sudah Lampaui Target

Otomotif | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 11:03 WIB

Pasar Kendaraan Niaga Masih Lesu, Mitsubishi Fuso Kokoh di Takhta

Pasar Kendaraan Niaga Masih Lesu, Mitsubishi Fuso Kokoh di Takhta

Otomotif | Kamis, 18 Agustus 2016 | 20:13 WIB

Royal Enfield Himalayan Positif Masuk Indonesia Awal Tahun Depan

Royal Enfield Himalayan Positif Masuk Indonesia Awal Tahun Depan

Otomotif | Kamis, 18 Agustus 2016 | 20:01 WIB

Lima Mobil Keren di GIIAS yang Membuat Mata Tertegun

Lima Mobil Keren di GIIAS yang Membuat Mata Tertegun

Otomotif | Kamis, 18 Agustus 2016 | 19:34 WIB

Misi Ekspos Local Hero, Datsun Risers Expedition Kembali Digelar

Misi Ekspos Local Hero, Datsun Risers Expedition Kembali Digelar

Otomotif | Kamis, 18 Agustus 2016 | 18:01 WIB

Ini Alasan Motor Listrik Sulit Diterima Masyarakat Indonesia

Ini Alasan Motor Listrik Sulit Diterima Masyarakat Indonesia

Otomotif | Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:58 WIB

Terkini

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:49 WIB

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 22:46 WIB

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

×