Anggota Parlemen Norwegia Ketahuan Main Pokemon Go saat Rapat

Arsito Hidayatullah, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:06 WIB
Anggota Parlemen Norwegia Ketahuan Main Pokemon Go saat Rapat
Ilustrasi permainan Pokemon Go. (Reuters)

Suara.com - Di banyak negara, permainan Pokemon Go menghadirkan sejumlah kontroversi. Berbagai aturan dan larangan pun kemudian dikeluarkan, termasuk larangan memainkannya bagi pejabat maupun aparat negara.

Setidaknya, jika memang masih ingin bermain Pokemon Go dan tak melanggar aturan, bermainlah pada waktu dan tempat yang tepat. Namun bagi salah seorang politikus senior Norwegia, hal itu tampaknya tak ada dalam benaknya. Buktinya, dia harus mendapat kritik keras karena ketahuan bermain Pokemon Go saat rapat dengar pendapat (parliamentary hearing).

Pemimpin Partai Liberal Norwegia, Trine Skei Grande, sebagaimana dilansir Reuters pada Rabu (24/8/2016), tertangkap kamera sedang berusaha memburu Pokemon saat rapat dengar pendapat mengenai kebijakan luar negeri dan pertahanan. Parahnya lagi, dia ketahuan melakukan hal itu setelah mengajukan pertanyaan kepada para ahli militer yang mengikuti rapat.

 
Wakil Ketua Komite Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Norwegia, Oyvind Halleraker, pun mengkritik keras Trine Skei Grande. Dia mengingatkan bahwa apa yang dibicarakan dalam rapat itu adalah hal yang teramat penting.

"Menyadari tanggung jawab dan serius mengenai aliansi NATO dan Kutub Utara merupakan hal krusial," tegasnya.

Lantas, apa respon Grande? Ternyata politisi perempuan itu punya alasan sendiri.

"Beberapa dari kita mendengar dengan lebih baik, saat melakukan hal lain yang membuat otak fokus dalam waktu bersamaan. Tidak semua orang bisa disamakan," kilahnya.

Skei Grande juga mengklaim langsung berhenti bermain Pokemon Go, setelah para anggota Komite Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Norwegia yang ikut rapat bersamanya menganggap hal tersebut tidak sopan.

Pokemon Go yang dikembangkan Nintendo serta Niantic, oleh banyak pihak memang dikhawatirkan dapat mengganggu fokus dan produktivitas orang. Awal pekan ini, Filipina resmi melarang permainan ini di kantor pemerintahan, karena dianggap mengganggu pelayanan publik dan kerja para abdi negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bermain Pokemon Go, Pengemudi Truk Tabrak Nenek Hingga Tewas

Bermain Pokemon Go, Pengemudi Truk Tabrak Nenek Hingga Tewas

Tekno | Rabu, 24 Agustus 2016 | 20:15 WIB

Pokemon Langka Berkeliaran, Taiwan Rusuh

Pokemon Langka Berkeliaran, Taiwan Rusuh

Tekno | Selasa, 23 Agustus 2016 | 16:06 WIB

Larang Pokemon Go, Alasan Wali Kota di Prancis Ini Lucu

Larang Pokemon Go, Alasan Wali Kota di Prancis Ini Lucu

Tekno | Kamis, 18 Agustus 2016 | 12:34 WIB

Berantem Gara-gara Pokemon, Dua Lelaki Singapura Ditangkap Polisi

Berantem Gara-gara Pokemon, Dua Lelaki Singapura Ditangkap Polisi

Tekno | Rabu, 17 Agustus 2016 | 07:15 WIB

Terkini

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Eksklusif bagi Nasabah BRI Prioritas

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Eksklusif bagi Nasabah BRI Prioritas

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

Cuaca Panas Sebaiknya AC Pakai Mode Apa? Ini Tips agar Tidak Boros Listrik

Cuaca Panas Sebaiknya AC Pakai Mode Apa? Ini Tips agar Tidak Boros Listrik

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati

How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:30 WIB

Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik

Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:30 WIB

Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles

Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles

Sumbar | Kamis, 24 September 2026 | 11:28 WIB

Jaksa Tuntut Fadia Arafiq 5 Tahun, Diduga Atur Proyek Outsourcing untuk Perusahaannya

Jaksa Tuntut Fadia Arafiq 5 Tahun, Diduga Atur Proyek Outsourcing untuk Perusahaannya

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 11:27 WIB

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:23 WIB

Aliran Dana Pelicin Terbongkar, KPK Bidik Summarecon Jadi Tersangka Korupsi

Aliran Dana Pelicin Terbongkar, KPK Bidik Summarecon Jadi Tersangka Korupsi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:22 WIB

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:22 WIB

×