JPU Bersikeras Saksi Ahli Tak Bantah Mirna Tewas Karena Sianida

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 06 September 2016 | 10:23 WIB
JPU Bersikeras Saksi Ahli Tak Bantah Mirna Tewas Karena Sianida
Ahli Patologi Forensik dari Australia, Beng Ong menjadi saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (5/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Jaksa penuntut umum (JPU) menganggap keterangan ahli Patologi Forensik dari Universitas Queensland, Brisbane, Australia, Beng Beng Ong yang menjadi saksi meringankan terdakwa Jessica Kumala Wongso tak menyangkal adanya racun sianida yang masuk ke dalam tubuh Mirna Salihin.

"Memang ada teori menyebutkan bahwa kemungkinan sianida muncul setelah kematian. Tapi, melihat dari rangkaian peristiwa dia juga tidak menyangkal (Mirna meninggal karena sianida)," kata Jaksa Ardito usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2016) dini hari.

Ardito juga mengatakan tim kuasa hukum Jessica juga tidak memberikan data secara lengkap kepada saksi ahli tersebut, sehingga keterangan yang disampaikan ke hadapan Majelis Hakim tidak terlalu rinci. 

"Ahli tidak dapat data yang cukup dari penasehat hukum," kata dia.

Dari data yang tidak diberikan secara lengkap, maka saksi ahli dari Australia tersebut tak berani menentukan secara pasti Mirna tewas karena sianida. Ardito mengatakan jika dari hasil pemeriksan toksikologi yang dilakukan para ahli telah menyimpulkan soal penyebab kematian Mirna.

"Pada prinsipnya dia (saksi ahli Jessica) tidak berani menentukan. Visum tidak menyatakan penyebab kematian. Setelah ada hasil toksikologi baru muncul, jadi di keterangan ahli saja," katanya.

"Dari circum evidence, korban ini meninggal karena sianida. Kalaupun tidak ditemukan zat lain, ahli sependapat karena sianida. Dia ragu karena tidak ada otopsi. Pada hati, empedu, tidak ditemukan (sianida). Proses otopsi setelah 3-5 hari kematian korban," kata Ardito menambahkan.

Beng merupakan saksi ahli pertama yang dihadirkan tim kuasa hukum Jessica. Sidang kedelapan belas ini merupakan kesempatan yang diberikan pihak Jessica untuk bisa menghadirkan saksi meringankan. Sidang yang berlansung hingga dini hari itu juga sempat diwarnai perdebatan ketika jaksa mempertanyakan soal visa kunjungan Beng ke Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli Patologi Forensik Australia Duga Mirna Tewas karena Kopi

Ahli Patologi Forensik Australia Duga Mirna Tewas karena Kopi

News | Selasa, 06 September 2016 | 06:12 WIB

Sampai Tengah Malam, Sidang 'Kopi Maut Mirna' Dilanjutkan Rabu

Sampai Tengah Malam, Sidang 'Kopi Maut Mirna' Dilanjutkan Rabu

News | Selasa, 06 September 2016 | 01:40 WIB

Jika Kasus Kematian Mirna di Amerika, Sudah Ditutup

Jika Kasus Kematian Mirna di Amerika, Sudah Ditutup

News | Senin, 05 September 2016 | 22:06 WIB

Dimentahkan Saksi Jessica, Cuma Begini Reaksi Jaksa

Dimentahkan Saksi Jessica, Cuma Begini Reaksi Jaksa

News | Senin, 05 September 2016 | 20:17 WIB

Terkini

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:15 WIB

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:14 WIB

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tak Semua Dikabulkan, Ini 3 Poin Gugatan Praperadilan Roy Suryo yang Ditolak Hakim

Tak Semua Dikabulkan, Ini 3 Poin Gugatan Praperadilan Roy Suryo yang Ditolak Hakim

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:40 WIB

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:35 WIB

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:32 WIB

Istana Sering Pakai Tenda, Fadli Zon Bela Proyek Gedung Baru: Tak Langgar UU Cagar Budaya

Istana Sering Pakai Tenda, Fadli Zon Bela Proyek Gedung Baru: Tak Langgar UU Cagar Budaya

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:26 WIB

Penangkapan Roy Suryo Tak Sah, Polda Metro Tegaskan Kasus Tetap Lanjut

Penangkapan Roy Suryo Tak Sah, Polda Metro Tegaskan Kasus Tetap Lanjut

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:22 WIB

Hakim PN Jaksel Batalkan Penangkapan Roy Suryo, Ini Alasan Lengkapnya

Hakim PN Jaksel Batalkan Penangkapan Roy Suryo, Ini Alasan Lengkapnya

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:15 WIB

×