Peneliti Israel Tuduh Presiden Palestina Pernah Jadi Agen KGB

Arsito Hidayatullah

Kamis, 08 September 2016 | 21:19 WIB
Peneliti Israel Tuduh Presiden Palestina Pernah Jadi Agen KGB
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. [Reuters/Issam Rimawi/Pool/file]

Suara.com - Sejumlah peneliti Israel menyampaikan klaim sekaligus tuduhan serius terhadap Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Sebagaimana antara lain dilansir Reuters, Kamis (8/9/2016), disebutkan bahwa berdasarkan sejumlah dokumen era Soviet yang diteliti, pada era 1980-an Abbas diyakini pernah bekerja sebagai agen KGB --badan intelijen yang kini tak berfungsi lagi seiring runtuhnya Uni Soviet.

Pemerintah Palestina sendiri segera membantah tudingan itu, sembari menyebut Israel tengah mendiskreditkan Abbas dengan membuat tuduhan palsu. Palestina juga menyebut ini sebagai upaya Israel mengganggu langkah lanjutan negosiasi damai yang terhenti sejak 2014 lalu.

Abbas diketahui meraih gelar doktor (PhD) di Moskow pada 1982. Sementara itu, Presiden Rusia saat ini, Vladimir Putin, diketahui juga pernah bertugas sebagai agen KGB. Rusia sendiri melalui Putin, bulan lalu mengusulkan menggelar pertemuan antara Abbas dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Moskow.

 
Menurut pihak Kementerian Luar Negeri Rusia, Kamis (8/9), secara prinsip baik Abbas maupun Netanyahu telah menyatakan sepakat untuk menggelar pertemuan. Meski demikian, belum disebutkan kapan pertemuan itu direncanakan digelar.

Tudingan para peneliti itu sendiri pertama kali dipublikasikan Rabu (7/9), melalui televisi Channel One di Israel. Menurut Gideon Remez, salah seorang peneliti dari Universitas Hebrew yang berada di bawah Truman Institute di Yerusalem, dokumen dimaksud diselundupkan keluar Rusia oleh mantan pegawai arsip KGB, Vasili Mitrokhin, pada 1991 lalu.

Sebagian dari dokumen itu yang kini berada di Churchill Archives di Universitas Cambridge, Inggris, disebutkan telah dirilis ke publik untuk kepentingan penelitian sejak dua tahun lalu. Remez menyebut, Truman Institute dalam hal ini meminta dan menggali file berlabel "the Middle East".

"Terdapat sejumlah kesimpulan atau rangkuman di sana yang keseluruhannya berada di bawah 'headline' tentang orang-orang yang dimanfaatkan KGB di tahun 1983," ungkap Remez.

"Nah salah satu item itu terdiri dari dua baris... diawali dengan nama kode seseorang, 'Krotov', yang berasal dari bahasa Rusia untuk 'agen', dan kemudian 'Abbas, Mahmoud, lahir 1935 di Palestina, anggota Komite Sentral Fatah dan PLO, di Damaskus (sebagai) 'agen KGB'," ungkapnya lagi.

Abbas sendiri diketahui adalah salah satu pendiri Fatah, faksi utama di Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO. Abbas resmi diangkat menjadi Presiden Palestina pada 2005 lalu.

Salah seorang pejabat Palestina yang tak mau disebutkan namanya karena merasa tak berwenang bicara kepada publik, menyatakan bahwa Abbas bisa dianggap sebagai "kontak resmi Soviet (untuk Palestina), jadi dia pastinya tak perlu menjadi agen (spionase)".

Sang pejabat tak menjelaskan lebih jauh mengenai keterangannya itu. Namun, dia menyatakan bahwa tudingan atau kesimpulan yang menyebut Abbas pernah menjadi agen adalah "jelas-jelas absurd". [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa

Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa

Foto | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:00 WIB

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:10 WIB

Benjamin Netanyahu Perintahkan Militer Israel Caplok 70 Persen Wilayah Gaza

Benjamin Netanyahu Perintahkan Militer Israel Caplok 70 Persen Wilayah Gaza

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:40 WIB

Serangan Israel di Lebanon Bom Kota Tyre dan Beirut, Pengungsian Massal Kian Kritis

Serangan Israel di Lebanon Bom Kota Tyre dan Beirut, Pengungsian Massal Kian Kritis

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:29 WIB

Temui Macron, Prabowo Tegaskan Palestina Merdeka Harga Mati!

Temui Macron, Prabowo Tegaskan Palestina Merdeka Harga Mati!

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:15 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza

Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:59 WIB

Terkini

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:07 WIB

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB