Peternak Ini Kaget Sapi Miliknya Dibeli Jokowi Rp70 Juta

Suwarjono

Jum'at, 09 September 2016 | 19:08 WIB
Peternak Ini Kaget Sapi Miliknya Dibeli Jokowi Rp70 Juta
Sapi sumbangan Presiden Joko Widodo [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Seorang peternak asal Dukuh Ngacan Desa Sonokerto, Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali tidak mengetahui jika sapi jenis jawa super terbesar miliknya yang dijual untuk kurban di Solo, ternyata dibeli Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya tidak tahu jika sapi saya dengan berat 1,2 ton ini, yang rencana untuk hewan kurban ternyata pembelinya utusan dari Bapak Presiden Jokowi," kata Bagong (47) warga RT 4 RW 5 Dukuh Ngacan, Sobokerto Boyolali, Jumat.

Menurut Bagong sapi ternaknya tersebut berusia sekitar empat tahun dengan berat hidup 1,2 ton jarang ditemui di Kota Solo.

Menurut dia, ternak sapi jenis jawa biasannya memiliki berat sekitar 800 kg ke bawah, tetapi sapinya ini, beratnya hingga lebih dari satu ton sangat luar biasa.

"Saya tidak tahu, ada seseorang yang menemui saya untuk mencarikan sapi yang beratnya di atas 850 kg untuk kurban. Saya kemudian memperlihatkan sapi yang punya berat 1,2 ton dan mereka membelinya," kata Bagong.

Bagong mengaku kaget saat mengetahui orang yang membeli tersebut ternyata utusan dari Presiden Jokowi untuk dibagikan kepada masyarakat Solo saat kurban.

"Saya sempat kaget karena sapi dibeli oleh Pak Jokowi," kata Bagong.

Warsinem (45) istri Bagong mengatakan, sapi tersebut sudah sekitar 1,5 tahun mereka pelihara. Sapi itu, dibeli dari daerah Prambanan Klaten, dengan harga Rp33 juta saat itu.

"Saya sudah memelihara selama 1,5 tahun dengan memberikan makanan seperti ternak lainnya yaitu singkong, rumput gajah dan jerami setiap hari. Sapi ini, sekarang gemuk dan laku dengan harga Rp70 juta," kata Warsinem dengan senang hati.

Bahkan, Warsinem merasa bangga sapi peliharaannya dibeli oleh Presiden untuk kurban.

"Saya tidak tahu, sapinya ternyata yang beli Bapak Jokowi," kata Warsinem.

Menurut dia, sapi tersebut sudah dibayar dan rencana akan diambil di rumahnya, pada Minggu (11/9), untuk kurban melalui Mesjid Agung Solo.

Joko Loreng salah satu relawan Jokowi, membenarkan bahwa sapi tersebut dibeli oleh Presiden Jokowi dan akan dibagikan ke masyarakat Solo, melalui Mesjid Agung saat Hari Raya Idul Adha mendatang.

"Kami diminta untuk mencarikan ternak sapi untuk kurban dari utusan Pak Jokowi, yang beratnya di atas 850 kilogram. Namun, Kami menemukan sapi seberat 1,2 ton ini, milik warga Desa Sobokerto Boyolali," kata Joko Loreng anggota relawan Semut Ireng.

Menurut dia, sangat jarang sapi jenis jawa yang memiliki berat hingga 1,2 ton ini, dan diduga hewan ternak paling besar untuk kurban di Kota Solo.

Tumar salah satu pedagang sapi di Boyolali, mengatakan, harag sapi untuk kurban di Boyolali, saat ini, berkisar antara Rp27 juta per ekor hingga Rp30 juta per ekor tergantung ukurannya.

"Sapi jenis jawa super seberat 1,2 ton itu, luar biasa dan jarang ditemukan. Jika jenis luar negeri banyak, tetapi yang jawa jarang sekali," kata Tumar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi dan Duterte 'Blusukan' ke Tanah Abang

Jokowi dan Duterte 'Blusukan' ke Tanah Abang

Foto | Jum'at, 09 September 2016 | 16:08 WIB

Jumpa Luhut, Ahok Malah Mengaku Diminta Jokowi ke Guangzhou

Jumpa Luhut, Ahok Malah Mengaku Diminta Jokowi ke Guangzhou

News | Kamis, 08 September 2016 | 17:10 WIB

Penjualan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Penjualan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Foto | Jum'at, 02 September 2016 | 15:21 WIB

Ahok Minta Penjual Hewan Kurban Tak Ganggu Lalu Lintas

Ahok Minta Penjual Hewan Kurban Tak Ganggu Lalu Lintas

News | Jum'at, 02 September 2016 | 12:19 WIB

1 September, Hewan di Jakarta Diperiksa, yang Sakit Bakal Dicat

1 September, Hewan di Jakarta Diperiksa, yang Sakit Bakal Dicat

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 19:53 WIB

Terkini

Baterai Kendaraan Listrik Jadi Masalah Baru Konsumen

Baterai Kendaraan Listrik Jadi Masalah Baru Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:23 WIB

Perawatan Demensia Bukan Sekadar Mengatasi Lupa, Ini yang Perlu Dipahami Keluarga

Perawatan Demensia Bukan Sekadar Mengatasi Lupa, Ini yang Perlu Dipahami Keluarga

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 13:21 WIB

BBM Non Subsidi Makin Mahal, Warga Ramai-ramai Serbu Pertalite

BBM Non Subsidi Makin Mahal, Warga Ramai-ramai Serbu Pertalite

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:17 WIB

Amerika Dikeroyok 152 Negara karena Kelakuan Diskriminasi ke Palestina di Sidang Umum PBB

Amerika Dikeroyok 152 Negara karena Kelakuan Diskriminasi ke Palestina di Sidang Umum PBB

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:16 WIB

Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta

Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 13:15 WIB

Sinopsis Daayra, Film Kriminal Kareena Kapoor dan Prithviraj Sukumaran

Sinopsis Daayra, Film Kriminal Kareena Kapoor dan Prithviraj Sukumaran

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 13:15 WIB

Jika KTP Dipakai Orang Lain untuk Pinjol, Lapor ke Siapa?

Jika KTP Dipakai Orang Lain untuk Pinjol, Lapor ke Siapa?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 13:13 WIB

Pecatan TNI Terlibat Sindikat Curanmor di Medan-Tebing Tinggi, 2 Orang Ditembak

Pecatan TNI Terlibat Sindikat Curanmor di Medan-Tebing Tinggi, 2 Orang Ditembak

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 13:12 WIB

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dikritik, Dinilai Banyak Suara Rakyat yang Terbuang

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dikritik, Dinilai Banyak Suara Rakyat yang Terbuang

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:07 WIB

6 Rekomendasi Film Sedih untuk Meluapkan Emosi, Bikin Nangis Bombay

6 Rekomendasi Film Sedih untuk Meluapkan Emosi, Bikin Nangis Bombay

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 13:06 WIB

×