Cabor SEA Games Tak Dimainkan di PON 2016, Wagub DKI 'Galau'

Rizki Nurmansyah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 15 September 2016 | 18:12 WIB
Cabor SEA Games Tak Dimainkan di PON 2016, Wagub DKI 'Galau'
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melepas tim pemeriksa hewan kurban di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/9/2016). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menyesalkan tidak dipertandingkannya beberapa cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

Padahal cabor yang tidak dipertandingkan itu justru kerap jadi materi pertandingan wajib di level internasional seperti di ajang SEA Games. Contohnya adalah cabor biliar.

Djarot semakin terheran lantaran cabor yang tidak dimainkan di SEA Games, seperti dansa dan drum band, malah diputuskan dipertandingkan oleh Panitia Penyelenggara PON 2016.

"Seharusnya cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games tidak boleh dihapus. Karena sasaran kita kan enggak hanya nasional, tapi juga internasional," kata Djarot di Jakarta, Kamis (15/9/2016).

"Kami kecewa mengetahui ada beberapa cabor di SEA Games justru dihapus. Yang tidak dipertandingkan justru diadakan. Kayak dansa, terus ada beberapa yang baru-baru itu yang kami enggak siapkan, termasuk drum band juga. Seperti biliar, terbang layang (yang kerap dimainkan di SEA Games), itu sebenarnya cabor unggulan kami."

"Tapi enggak apa-apa. Kami tetap fokus untuk meraih prestasi, bukan cuma medali. PON bukan hanya sekedar mengejar medali. Tapi menjadi tolak ukur dari pembinaan prestasi olahraga di daerah dari sisi prestasi, bukan medali," pungkasnya.

PON 2016 sendiri mempertandingkan 44 cabang olahraga yang terbagi lagi ke dalam 64 disiplin cabang olahraga. Secara umum, ada 624 nomor pertandingan yang dimainkan di PON 2016.

DKI Jakarta menerjunkan 1.288 wakilnya pada multievent empat tahunan itu yang terdiri dari 902 atlet, 295 pelatih, 33 teknisi, dan 58 manajer.

Target DKI pada PON kali ini adalah pertahankan status juara umum yang didapat sebelumnya pada PON 2012 di Riau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bekasi dan Bogor Imingi Atlet Bonus Ratusan Juta, Ini Kata Djarot

Bekasi dan Bogor Imingi Atlet Bonus Ratusan Juta, Ini Kata Djarot

News | Kamis, 15 September 2016 | 17:11 WIB

Wagub DKI: Jangan Halalkan Segala Cara untuk Jadi Juara di PON

Wagub DKI: Jangan Halalkan Segala Cara untuk Jadi Juara di PON

News | Kamis, 15 September 2016 | 16:22 WIB

Djarot: DKI Jadi Sasaran Keroyokan di PON 2016

Djarot: DKI Jadi Sasaran Keroyokan di PON 2016

News | Kamis, 15 September 2016 | 15:38 WIB

Tak Ingin Muluk-muluk, Ini Target Jateng di PON 2016

Tak Ingin Muluk-muluk, Ini Target Jateng di PON 2016

News | Kamis, 15 September 2016 | 14:39 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB